Strategi Perbaikan Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas Pesanggaran

Authors

  • Dismara Anggrelya Politeknik Negeri Jember
  • Atma Deharja Politeknik Negeri Jember
  • Maya Weka Santi Politeknik Negeri Jember
  • Gamasiano Alfiansyah Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v3i3.683

Keywords:

Pengembalian Rekam Medis, Rawat Inap, Puskesmas

Abstract

Pada Triwulan IV tahun 2023, angka terlambatnya pengembalian rekam medis rawat inap di Puskesmas Pesanggaran mencapai 72,9%. Masalah ini disebabkan oleh penundaan pekerjaan oleh petugas, yang mengakibatkan penumpukan rekam medis dan memperlambat proses kembalinya rekam medis rawat inap di unit rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi perbaikan guna mengatasi keterlambatan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Action Research melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara, dan brainstorming. Subjek penelitian meliputi kepala Puskesmas, tiga petugas rekam medis, tiga dokter penanggung jawab, dan tiga perawat rawat inap. Prioritas masalah ditentukan dengan metode Urgency, Seriousness, and Growth (USG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab keterlambatan adalah tidak adanya SOP yang mengatur pengembalian rekam medis rawat inap, tidak adanya tracer, dan belum diterapkannya buku ekspedisi. Berdasarkan temuan ini, strategi perbaikan yang disarankan meliputi penyusunan SOP pengembalian rekam medis rawat inap , sosialisasi dan distribusi SOP, desain dan implementasi tracer, serta penerapan buku ekspedisi.

References

[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas. Jakarta, Indonesia: Kemenkes RI, 2019.

[2] K. S. Hallatu, F. Erawantini, A. Deharja, dan I. Muflihatin, “Analisis penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 3, no. 1, pp. 96–108, 2021. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v3i1

[3] I. Mahbubillah, “Analisis faktor penyebab keterlambatan pengembalian rekam medis rawat inap di Puskesmas Jambesari Bondowoso,” Tugas Akhir, Politeknik Negeri Jember, 2022. [Online]. Available: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/16905

[4] A. R. Fadillah, N. Nuraini, F. Erawantini, dan E. Rachmawati, “

Analisis penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Mitra Medika Bondowoso,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 1, pp. 64–72, 2020. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i1.2213

[5] M. K. M. Wirajaya dan V. F. C. Rettobjaan, “Faktor yang memengaruhi keterlambatan pengembalian rekam medis pasien rawat inap di rumah sakit: Kajian literatur,” Jurnal Kesehatan Vokasional, vol. 6, no. 3, pp. 147–154, 2021. DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.66282

[6] F. Hikmah, R. A. Wijayanti, dan Y. P. Rahmadtullah, “Penentu prioritas dan perbaikan masalah keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap di RSD Kalisat,” Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, vol. 7, no. 1, pp. 58–64, 2019. DOI: https://doi.org/10.33560/jmiki.v7i1.214

[7] N. Cahyaningrum, Y. T. Utami, E. N. Rahmawati, dan B. S. Nagoro, “Kebutuhan tenaga kerja bagian filing berdasarkan metode ABK-Kes di RSUD dr. Moewardi,” Infokes: Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan, vol. 11, no. 2, pp. 19–25, 2021. DOI: https://doi.org/10.47701/infokes.v11i2.1295

[8] M. P. Miliana, “Analisis faktor penyebab pending klaim BPJS rawat inap di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo,” Tugas Akhir, Politeknik Negeri Jember, 2020. [Online]. Available: https://sipora.polije.ac.id/id/eprint/15139

[9] M. K. M. Wirajaya et al., “Perancangan desain formulir resume medis dan media informasi kesehatan di Klinik Fisioterapi Sibang Abiansemal Badung,” Indonesian Journal of Health Information Management Services, vol. 2, no. 1, 2022.

[10] A. L. Rohmawati et al., “Pengembalian berkas rekam medis rawat inap dan faktor penyebab keterlambatannya,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 2, pp. 264–270, 2021. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i2

[11] E. H. Nugraheni, “Tinjauan pengetahuan petugas rekam medis tentang terminologi medis dan penentuan kode penyakit di RSUD Kota Semarang,” 2023.

[12] F. Wardhina and N. Rahmadiliyani, “Faktor Penyebab Keterlambatan Waktu Pengembalian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 3, no. 3, pp. 214–222, 2022. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v3i3.3164

[13] S. Mirfat, N. Andadari, and Y. N. N. Indah, “Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Dokumen Rekam Medis di RS X Kabupaten Kediri,” JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit), vol. 6, no. 1, 2017. DOI: https://doi.org/10.18196/jmmr.6140

[14] N. Nuraini, B. A. Febriyanti, and R. A. Wijayanti, “Improvement Strategy to Reduce Delay in Returning Inpatient Medical Record at Jenggawah Primary Health Center in 2023,” International Journal of Health and Information System, vol. 2, no. 2, pp. 78–85, 2024. DOI: https://doi.org/10.47134/ijhis.v2i2.44

[15] D. Rahmadhani, Z. Zulfa, and D. Angraini, “Factors Causing Delay in Return of Medical Record Files of Inpatients,” Indonesian Journal of Global Health Research, vol. 7, no. 4, 2025. DOI: https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i4.4776

[16] A. Wahyuni, N. F. Khumaira, and S. Siska, “Hubungan Kelengkapan Rekam Medis Terhadap Akurasi Pengkodean ICD-10 dan ICD-9,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 5, no. 3, pp. 243–249, 2024. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i3.4947

[17] V. Vestine, A. Purbaningrum, M. W. Santi, and E. T. Ardianto, “Hubungan Individu, Organisasi, Psikologis Petugas Terhadap Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 5, no. 2, 2024. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i2.5472

[18] E. R. Saputra and Cholifah, “Enhancing Medical Record Quality via Coding Accuracy,” Academia Open, vol. 9, no. 1, 2024. DOI: https://doi.org/10.21070/acopen.9.2024.6769

[19] Y. F. Widiyawati, Hosizah, and R. Mutiara, “Analysis of Problems in the Framework of Development of Medical Record Control Systems,” Jurnal Health Sains, vol. 4, no. 2, 2023. DOI: https://doi.org/10.46799/jhs.v4i2.844

[20] A. S. Hasibuan, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di UPT Rumah Sakit Khusus Paru Tahun 2019,” Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Indonesia, vol. 5, no. 1, pp. 108–113, 2020. DOI: https://doi.org/10.52943/jipiki.v5i1.364

[21] A. Ulfah and J. Santika, “Pengaruh Ketepatan Waktu Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap terhadap Efektivitas Pelayanan Rekam Medis,” INFOKES, vol. 6, no. 1, pp. 21–39, 2022. DOI: https://doi.org/10.56689/infokes.v6i1.848

[22] A. Dewi, I. N. Sulrieni, R. Pardede, and M. Ulfa, “Literature Review: Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis di Rumah Sakit,” Indonesian of Health Information Management Journal, vol. 9, no. 1, pp. 21–29, 2021.

[23] R. A. Wijayanti, M. S. Lestari, A. Deharja, and M. W. Santi, “Staff Performance Factors Related to Incomplete Medical Record Documents in Public Health Center: Literature Review,” JPH RECODE, vol. 7, no. 2, pp. 143–152, 2024. DOI: https://doi.org/10.20473/jphrecode.v7i2.30241

[24] A. H. Faradila, R. A. Wijayanti, N. Nuraini, and R. D. C. Dewi, “Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Babadan Kabupaten Ponorogo,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 4, no. 2, pp. 89–96, 2023. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v4i2.3831

[25] G. Alfiansyah, R. A. Wijayanti, N. Nuraini, S. J. Swari, and S. Wafiroh, “Determinan Keamanan dan Kerahasiaan Dokumen Rekam Medis di Ruang Filing RS X,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 1, no. 2, pp. 37–51, 2020. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i2.1961

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Anggrelya, D., Deharja, A., Santi, M. W., & Alfiansyah, G. (2026). Strategi Perbaikan Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas Pesanggaran. Health & Medical Sciences, 3(3), 100–114. https://doi.org/10.47134/phms.v3i3.683

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 

You may also start an advanced similarity search for this article.