Analisis Desain Ergonomis Ruang Unit Kerja Rekam Medis di Puskesmas Cermee Kabupaten Bondowoso
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.669Keywords:
Antropometri, Desain, Ergonomis, Puskesmas, Rekam MedisAbstract
Ruang unit kerja rekam medis di Puskesmas Cermee masih belum memenuhi aspek ergonomis. Hal ini menyebabkan petugas merasa tidak nyaman saat bekerja dan membuat petugas kurang leluasa saat bergerak. Tujuan penelitian ini menganalisis dan mendesain ruang unit kerja rekam medis secara ergonomis di Puskesmas Cermee. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, pengukuran dan brainstorming. Subyek penelitian terdiri dari 1 kepala Puskesmas dan 4 petugas rekam medis. Hasil penelitian adalah desain rak penyimpanan ergonomis yang sudah disesuaikan dengan antropometri petugas dengan ukuran tinggi rak = 180,56 cm dan jarak antar rak = 45,8 cm. Perhitungan kebutuhan rak 5 tahun yang akan datang yaitu sebanyak 4 buah roll o’pack. Puskesmas diharapkan mengimplementasikan desain ruang unit kerja rekam medis baru dengan luas ruangan 10,5 m x 6 m yang sudah disesuaikan dengan alur pengolahan rekam medis.
References
[1] Kemenkes RI. 2022. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
[2] Hikmah, F., N.Nuraini, dan Z.I.Dewi. 2016. Desain Tata Ruang Unit Kerja Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Abdoer Rahem Situbondo Tahun 2016. Program Studi Rekam Medis. Politeknik Negeri Jember.
[3] Direktorat Bina Pelayanan Penunjang Medik dan Sarana Kesehatan. (2014). Pedoman Teknis Bangunan Sarana Dan Prasarana Rumah Sakit Umum Kelas D. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
[4] Putri, R. W. I. 2020. Tinjauan Kepuasan Petugas Rekam Medis Terhadap Ruang Rekam Medis Di Rumah Sakit Griya Husada Madiun. Jurnal Delima Harapan, 7(1), 31–38. https://doi.org/10.31935/delima.v7i1.93.
[5] Rudiansyah, & Maya Kurniasari. 2020. Analisis Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam medis Lima Tahunmendatang Di Puskesmas Emparu. Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan, 3(2), 57–61. doi: 10.31983/jrmik.v3i2.6387.
[6] Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Manajemen. Alfabeta, CV.
[7] Arifani, E. N. 2016. Perancangan Desain Ergonomi Di Ruang Rekam Medis Klinik Mitra Keluarga Sejahtera. Politeknik Negeri Jember, 1–23.
[8] Rustiyanto, E., & Ambar Rahayu, W. 2011. Manajemen Filing Rekam medis dan Informasi Kesehatan. Politeknik Kesehatan Permata Indonesia.
[9] Fanny, Nabilatul dan Asri Azhari, M. 2020. Analisis Kebutuhan Rak Penyimpanan Rekam medis Aktif di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Delanggu Tahun 2022. Jurnal Infokes, 9(1), 37–44. doi: 10.47701/infokes.v9i1.843.
[10] IFHIMA (International Federation of Health Information Management Associations) .2012. Education Module Record Identification Systems, Filing and Retention of Health Records.
[11] Sophia, T. A. 2022. Analisis Lingkungan Fisik, Kebutuhan Rak Filling Dan Desain Ergonomi Ruang Filling Di Puskesmas Montong 2022. Politeknik Negeri Jember.
[12] Budi, S. C. 2011. Manajemen Unit Kerja Rekam Medis. Quantum Sinergis Medis.
[13] Dinia, M. R., & Nudji, B. 2017. Urusan Pelaporan, Urusan Kepala Rekam Medis, Perekam Medis, Tata Letak Ruang Unit Rekam Medis, Tata Letak Ruang Urusan. Jurnal Manajemen Kesehatan, 3(1), 39–48. doi: 10.29241/jmk.v3i1.89.
[14] Novitasari, E. 2020. Desain Ergonomi Ruang Unit Kerja Rekam Medis Di Puskesmas Nogosari Rambipuji Jember. https://all3dp.com/2/fused-deposition-modeling-fdm-3d-printing-simply-explained/.
[15] Husin, H., Persadha, G., & Nurhaliza, F. A. (2021). Tata Letak Ruang Unit Kerja Rekam Medis Di RSUD Dr.H.Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi, 3(2), 30–42. https://doi.org/10.52674/jkikt.v3i2.54.
[16] Miska, Y. A. R. I. 2020. Penerapan Prinsip ergonomi di Ruangan Penyimpanan Rekam medis. (Karya Tulis Ilmiah). Makassar: Program Studi D3 Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panakkukang Makassar, 1–33.
[17] Mathar, Nurlina, & Puspa, P. 2019. Perancangan Ulang Tata Kelola Ruang Filling Berdasarkan Ilmu Ergonomi di Puskesmas Banjarejo Kota Madiun. Jurnal Prosiding Call For Paper SMIKNAS, 171–181.
[18] A. Deharja, E. Rachmawati, and S. J. Swari. 2020. Analisis Desain Ruang Filing Berdasarkan Aspek Ergonomi di Rumah Sakit. J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 1(4), 469–476. doi: 10.25047/j-remi.v1i4.2153.
[19] N. Nuraini, A. P. Wicaksono, and M. W. Santi. 2021. Analisis Kebutuhan Rak Penyimpanan Dokumen Rekam Medis Aktif Berdasarkan Ergonomi Petugas Filing. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 120–127. doi: 10.33560/jmiki.v9i2.315.
[20] R. A. Wijayanti, G. Alfiansyah, and S. J. Swari. 2020. Analisis Ergonomi Ruang Penyimpanan Berkas Rekam Medis di Rumah Sakit. Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 2(1), 45–53. doi: 10.31983/jrmik.v2i1.5612.
[21] F. Erawantini and N. Nuraini. 2021. Tinjauan Aspek Ergonomi pada Ruang Filing Rekam Medis dalam Mendukung Keselamatan Kerja Petugas. Jurnal Kesehatan, 12(2), 98–105. doi: 10.26630/jk.v12i2.2524.
[22] M. W. Santi, A. Deharja, and E. Selviyanti. 2022. Analisis Tata Letak Ruang Filing Berdasarkan Efektivitas Kerja Petugas Rekam Medis. J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 3(2), 87–95. doi: 10.25047/j-remi.v3i2.2735.




