Analisis Faktor Keterlambatan Penyediaan Rekam Medis Rawat Jalan RSD dr. Soebandi Jember
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.670Keywords:
Keterlambatan, Penyediaan, Rekam Medis, Rawat JalanAbstract
Keterlambatan penyediaan rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember merupakan permasalahan dalam penyediaan rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab keterlambatan penyediaan rekam medis rawat jalan di RSD dr. Soebandi Jember berdasarkan teori kinerja Mc Cormick dan Tiffin yang meliputi faktor individu dan situasional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 kepala rekam medis, 4 petugas pendaftaran, 2 petugas filling, 2 petugas distributor dan 3 petugas poliklinik. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti terkait keterlambatan penyediaan rekam medis rawat jalan yaitu belum terdapat anggaran dana untuk pelatihan, belum pernah diadakannya sosialisasi terkait Standar Operasional Prosedur penyediaan rekam medis rawat jalan, belum terdapat pelatihan internal maupun eksternal, latar belakang pendidikan mengenai pengetahuan petugas terkait pelaksanaan, waktu penyediaan yang masih kurang, dan tracer yang digunakan belum maksimal. Menyikapi faktor-faktor tersebut maka perlu memperhatikan dan membuat anggaran terkait dana pelatihan petugas, penambahan rak penyimpanan menggunakan roll o’pack, sebulan sekali melakukan pengecekan pada komputer yang digunakan, diadakan sosialisasi kepada petugas rekam medis tentang SOP atau pedoman penyediaan rekam medis rawat jalan, memberikan pelatihan secara internal maupun eksternal, memberi tahu tentang pelaksanaan penyediaan rekam medis dan dampaknya jika terlambat.
References
[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 129/Menkes/SK/II/2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.
[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 24 tentang rekam medis. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
[3] Ohoiwutun, N., & Setiatin, S. S. (2021). Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Perekam Medis Terhadap Sistem Penyimpanan Rekam Medis Di RSUD Boven Digoel. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(8), 1029–1036. doi: 10.36418/cerdika.v1i8.123.
[4] Hikmah, F., Wijayantin, R. A., & Rahmadtullah, Y. P. (2019). Penentu Prioritas Dan Perbaikan Masalah Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap DI RSD Kalisat. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 7(1), 58. doi: 10.33560/jmiki.v7i1.220.
[5] Nuraini, A., Alfiansyah, G., & Muflihatin, I. (2021). Faktor Penyebab Tidak Tersedianya Berkas Rekam Medis Di Bagian Filling Pada Saat Pelayanan Di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 2(2), 304–312. https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i2.2016
[6] Nuraini, N. (2015). Analisis Sistem Penyelenggaraan Rekam Medis di Instalasi Rekam Medis RS “X” Tangerang Periode April-Mei 2015. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 1(3). http://journal.fkm.ui.ac.id/arsi/article/view/2180
[7] Sogen, C. A. (2021). Literature Review Faktor Yang Mempengaruhi Ketidaktepatan Kode Diagnosa Yang Berkaitan Dengan External Causes.
[8] Octaviantini, F. 2018. Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Tongas. Laporan Skripsi. Progam Diploma IV Politeknik Negeri Jember
[9] Haqqi, A., Aini, N. N., & Wicaksono, A. P. (2020). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap di RS Universitas Airlangga. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 492–501. doi: 10.25047/j-remi.v1i4.2158.
[10] Sugiarti, Hartati, T., & Amir, H. (2016). Pengaruh Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Padma Ardya Aktuaria Jakarta. Jurnal Epigram Vol. 13 No. 1 April, 13(1), 2–8. doi: 10.32722/epi.v13i1.962.
[11] Nababan, S., & Harepa, N. (2021). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pendistribusian Rekam Medis Ke Poliklinik Rawat Jalan Di RSUD Doloksanggul. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(1), 549–561. doi: 10.33143/jhtm.v7i1.1546.
[12] Azis, F., & Deharja, A. (2020). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pendistribusian Dokumen Rekam Medis ke Poli Bedah di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 424–430. doi: 10.25047/j-remi.v1i4.2148.
[13] Suprismawati dan Rawi Mihartini. (2018). Faktor Penyebab Keterlambatan Penyediaan Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal Di RSUD Tidar Kota Magelang Tahun 2018.
[14] Herman, L. N., Wijayanti, R. A., Deharja, A., & Roziqin, M. C. (2020). Analisis Penyebab Lama Penyediaan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Mangaran. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 2(1), 11–20. doi: 10.25047/j-remi.v2i1.2031.
[15] Azah, S. D. L. P., Putra, D. H., Dewi, D. R., & Indawati, L. (2022). Tinjauan Kelengkapan Resume Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(2), 165–174. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i2.130.
[16] Khatija, S. (2017). Analisis Kinerja Petugas Rekam Medis di Puskesmas Kendit Kabupaten Situbondo. Skripsi.
[17] Wardhani, F., Rahmadiliyani, N., & Wicaksono, A. P. (2022). Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap. Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 3(2), 88–96. doi: 10.25047/j-remi.v3i2.2738.
[18] Lestari, D. F. A., & Muflihatin, I. (2020). Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Kotaanyar. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 2(1), 134–142. doi: 10.25047/j-remi.v2i1.2217.
[19] Dzakirah, I., Mudiono, D. R. P., Santi, M. W., & Selviyanti, E. (2023). Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Baladhika Husada Jember. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 4(3), 148–156. doi: 10.25047/j-remi.v4i3.3804.
[20] Sugiarsi, S., Sholikhah, R. Z., & Novitayanti, E. (2021). Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Dokumen Rekam Medis Rawat Inap. Indonesian Journal of Health Information Management, 1(2), 45–52. doi: 10.47007/ijhim.v1i2.15.
[21] Wirajaya, M. K. M., & Rettobjaan, V. F. C. (2021). Faktor yang Memengaruhi Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit: Kajian Literatur. Jurnal Kesehatan Vokasional, 6(3), 147–154. doi: 10.22146/jkesvo.66282.
[22] Pahlawati, E., Norman, E., & Supriyatna, R. K. (2022). Dampak Stres Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai RSUD Kota Bogor Pada Masa Pandemi Covid-19. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 4(1), 101–119. doi: 10.47467/reslaj.v4i1.449.
[23] Wati, T. G., & Nuraini, N. (2019). Analisis Kejadian Missfile Berkas Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Bangsalsari. J-REMI : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(1), 23–30. doi: 10.25047/j-remi.v1i1.1932.
[24] Pratiwi, R. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Keterlambatan Pada Penyediaan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan: Literature Review. Jurnal Ilmiah Permas, 11(2), 321–330. doi: 10.32583/pskm.v11i2.1301.
[25] Mahahani, E. S. (2020). Tingkat Disiplin dan Tanggungjawab Tenaga Medis dalam Penyelenggaraan Rekam Medis dan Hubungannya dengan Keterlambatan Pengembaliannya. Jurnal Mitra Manajemen, 5(10), 718–735. doi: 10.52160/ejmm.v5i10.577.




