Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis di Klinik Wirasakti Jember

Authors

  • Harnis Tika Sukma Politeknik Negeri Jember
  • Gamasiano Alfiansyah Politeknik Negeri Jember
  • Rossalina Adi Wijayanti Politeknik Negeri Jember
  • Efri Tri Ardianto Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.666

Keywords:

Ketidaklengkapan, Klinik, Rekam Medis

Abstract

Persentase ketidaklengkapan rekam medis di Klinik Wirasakti Jember pada bulan Juni Tahun 2022 adalah 49%. Hal ini berdampak terhadap mutu rekam medis dikarenakan tidak memuat informasi secara lengkap. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian rekam medis di Klinik Wirasakti Jember berdasarkan teori kinerja Armstrong dan Baron. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi,USG (Urgency, Seriousness, Growth). Subjek penelitian terdiri dari 2 dokter, 2 petugas pendaftaran, 1 petugas rekam medis, 2 perawat, 1 penanggung jawab rekam medis, dan kepala Klinik Wirasakti Jember. Hasil penelitian ini yaitu terdapat petugas yang belum memiliki kualifikasi pendidikan minimal DIII RMIK, rata-rata petugas belum pernah mengikuti seminar atau pelatihan mengenai rekam medis, kurangnya pengetahuan petugas terkait standar pelayanan minimal pengisian rekam medis, komunikasi antar rekan kerja belum optimal, dan belum adanya SOP pengisian rekam medis yang spesifik.

References

[1] Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Klinik. Indonesia, 2014.

[2] Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Rekam Medis. Indonesia, 2008.

[3] Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Indonesia, 2008.

[4] M. K. M. Wirajaya, “Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Pada Rumah Sakit Di Indonesia,” Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, Vol. 7, No. 2, Hlm. 2337–585, 2019. DOI: https://doi.org/10.33560/jmiki.v7i2.225

[5] S. J. Swari, G. Alfiansyah, R. A. Wijayanti, Dan R. D. Kurniawati, “Analisis Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap Rsup Dr. Kariadi Semarang,” Jurnal Ilmu Kesehatan, Vol. 1, No. 1, Hlm. 50–56, 2019. DOI: https://doi.org/10.32528/jik.v1i1.2688

[6] N. Oktavia, F. Tri Damayanti, Dan A. Kesehatan Sapta Bakti, “Analisis Penyebab Terjadinya Missfile Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Di Ruang Penyimpanan (Filling) RSUD Kota Bengkulu Tahun 2017,” Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. Hlm. 79–86, Okt 2018. DOI: https://doi.org/10.33560/jmiki.v6i2.190

[7] Wibowo, Manajemen Kinerja. Depok: Rajagrafindo Persada, 2017.

[8] A. M. Alif, “Analisis Kuantitatif Dan Kualitatif Medis Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Pasien Asphyxia Neonatorum Di Rumah Sakit Daerah Kalisat Periode Januari-Juni Tahun 2018,” Jember, Jun 2019, Hlm. 4–13.

[9] N. P. Astriyani, A. Sessu, Dan B. P. Yusuf, “Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt Jasamarga Tollroad Operator,” Kreatif : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang, Vol. 9, No. 1, Hlm. 79–85, Jun 2021. DOI: https://doi.org/10.32493/jk.v9i1.y2021.p79-85

[10] Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis, Indonesia,2013.

[11] G. Alfiansyah, R. A. Wijayanti, S. J. Swari, N. Nuraini, Dan S. Wafiroh, “Determinan Keamanan Dan Kerahasiaan Dokumen Rekam Medis Di Ruang Filing Rs X,” Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, Vol. 1, No. 2, Hlm. 37–50, Mar 2020. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i2.1963

[12] Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 Tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional. 2006.

[13] A. Rudi, “Pengaruh Pengetahuan, Sikap Dan Ketrampilan Pengisi Dokumen Rekam Medis Terhadap Kualitas Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas,” Jupermik, Vol. 3, Hlm. 95–1003, 2020. DOI: https://doi.org/10.35727/jupermik.v3i2.77

[14] D. Erri, A. P. Lestari, Dan H. H. Asymar, “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt Melzer Global Sejahtera Jakarta,” Jurnal Inovasi Penelitian, Vol. 1, No. 9, Hlm. 1897–1906, Feb 2021. DOI: https://doi.org/10.47492/jip.v1i9.348

[15] A. Haqqi, N. N. Aini, Dan A. P. Wicaksono, “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di Rs Universitas Airlangga,” J-Remi : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan , Vol. 4, No. 1, Hlm. 492–501, Sep 2020. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i4.2158

[16] E. S. Lawasi Dan B. Triatmanto, “Pengaruh Komunikasi, Motivasi Dan Kerjasama Tim Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan,” Jurnal Manajemen Dan Kewirausahan, Vol. 5, No. 1, Hlm. 49–57, 2017. DOI: https://doi.org/10.26905/jmdk.v5i1.1313

[17] Cholifah Dan U. K. Nisak, Komunikasi Rekam Medis Dan Manajemen Informasi Kesehatan, Pertama. Sidorajo: Umsida, 2020.

[18] A. Fardayansyah, “Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Jalan Di Puskesmas Panji Kabupaten Situbondo,” Skripsi, Politeknik Negeri Jember, Jember, 2023.

[19] N. Maimun, “Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Petugas Dalam Penyediaan Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru,” Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, Vol. 5, No. 2, Hlm. 2337–585, 2017. DOI: https://doi.org/10.33560/.v5i2.149

[20] D. Novita, Aznila Fitri, Dan Y. Fitriani, “Tinjauan Ketidaklengkapan Petugas Dalam Pengisian Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) Pada Berkas Rekam Medis Rawat Inap,” JOHC, Vol. 1, No. 2, Hlm. 1–11, 2020.

[21] S. Khonsa, L. Widjaja, P. Fannya, J. Sri, Dan Y. Safitri, “Analisis Kuantitatif Kelengkapan Formulir Pengkajian Medis Awal Dokter Pada Rekam Medis Pasien Rawat Inap Di Rs Vertikal Jakarta Timur,” Indonesian Journal Of Health Information Management (IJHIM), Vol. 2, No. 2, Hlm. 1–9, 2022. DOI: https://doi.org/10.47007/ijhim.v2i2.29

[22] M. D. Negari, “Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Identifikasipasienpada Dokumen Rekam Medis Di Puskesmaspandanwangi Malang,” Skripsi, Politeknik Negeri Jember, Jember, 2022.

[23] A. K. Putri, I. Nurmawati, M. W. Santi, Dan S. J. Swari, “Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap,” Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, Vol. 13, No. 4, Hlm. 894–901, 2022.DOI: https://doi.org/10.33846/sf13415

[24] D. F. A. Lestari Dan I. Muflihatin, “Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Di Puskesmas Kotaanyar,” Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, Vol. 2, No. 1, Hlm. 134–142, Des 2020. DOI: https://doi.org/10.25047/j-remi.v2i1.2217

[25] Z. A. Ritonga, “Pengaruh Kinerja Petugas Rekam Medis Terhadap Ketidaklengkapan Resume Medis Di Rsu Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2015,” Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda, Vol. 1, No. 1, 2016.

[26] I. Kamilah, “Analisispenyebab Belum Dilaksanakan Penyusutan Dan Pemusnahan Rekam Medis Inaktif Di Puskesmas Lenteng Sumenep,” Skripsi, Politeknik Negeri Jember, Jember, 2022.

[27] Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. 2016.

Downloads

Published

2023-11-28

How to Cite

Sukma, H. T., Alfiansyah, G., Wijayanti, R. A., & Ardianto, E. T. (2023). Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis di Klinik Wirasakti Jember. Health & Medical Sciences, 1(1), 86–91. https://doi.org/10.47134/phms.v1i1.666

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.