Analisis Faktor Penyebab Ketidakamanan dan Ketidakrahasiaan Dokumen Rekam Medis di Rumah Sakit TK. III Baladhika Husada Jember
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v2i3.744Keywords:
Filing, Keamanan Rekam Medis, Kerahasiaan Rekam Medis, Rumah SakitAbstract
Permasalahan keamanan dan kerahasiaan rekam medis ditemukan di ruang filing Rumah Sakit Baladhika Husada Jember, yaitu ditinjau dari keamanan bahwa masih banyak rekam medis berserakan dilantai ruang filing, kebutuhan rak rekam medis yang masih belum mencukupi yang berdampak pada kerusakan rekam medis dengan persentase 55% yaitu sebanyak 137 rekam medis dan ditinjau dari kerahasiaan masih terdapat petugas non-rekam medis yang sering masuk dan keluar dari ruang filing yang berdampak pada penyebarluasan isi rekam medis. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang menyebabkan masalah keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruang filing RS Tk. III Baladhika Husada Jember. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada faktor individu (petugas filing bukan lulusan dari rekam medis, tidak pernah diadakannya seminar terutama m engenai keamanan dan kerahasiaan rekam medis), faktor organisasi pada sarana dan prasarana (rak rekam medis yang tidak cukup dan tidak ada ruang khusus rekam medis inaktif), faktor organisasi pada penghargaan (tidak adanya reward bagi petugas filing). Prioritas penyebab masalah dengan menggunakan metode CARL yaitu tidak adanya ruang untuk rekam medis inaktif. Upaya perbaikan dari permasalahan dengan menggunakan brainstorming adalah dengan menambahkan ruangan khusus rekam medis inaktif.
References
[1] Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Jakarta, Indonesia, 2009.
[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2022.
[3] G. R. Hatta, Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta, Indonesia: Universitas Indonesia Press, 2008.
[4] T. W. Sandika, “Tinjauan Pelaksanaan Pemeliharaan Dokumen Rekam Medis di Ruang Filing Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan Tahun 2018,” Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda, vol. 4, no. 1, pp. 560–566, 2019.
[5] A. P. Mangkunegara, Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung, Indonesia: Refika Aditama, 2005.
[6] R. Hayati and Y. Riza, “Pengaruh Perilaku Perekam Medis dan Karakteristik Individu terhadap Ketepatan Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” Prosiding Penelitian Dosen UNISKA MAB, no. 1, 2022.
[7] T. I. Prasasti and D. B. Santoso, “Keamanan dan Kerahasiaan Berkas Rekam Medis di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen,” Jurnal Kesehatan Vokasional, vol. 2, no. 1, pp. 135–139, 2017, doi: 10.22146/jkesvo.30326.
[8] H. Budiyono, Pengantar Manajemen. Yogyakarta, Indonesia: Graha Ilmu, 2019.
[9] H. Simamora, Manajemen Sumber Daya Manusia, 3rd ed. Yogyakarta, Indonesia: STIE YKPN, 2004.
[10] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perekam Medis. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2013.
[11] S. Mailinda and S. Andri, “Pengaruh Pelatihan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Perawat RSUD Bangkinang),” Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, vol. 7, no. 2, pp. 1–15, 2020.
[12] E. E. Lasut, V. P. K. Lengkong, and I. W. J. Ogi, “Analisis Perbedaan Kinerja Pegawai Berdasarkan Gender, Usia dan Masa Kerja (Studi pada Dinas Pendidikan Sitaro),” Jurnal EMBA, vol. 5, no. 3, pp. 2771–2780, 2017.
[13] M. Yasin and J. Priyono, “Analisis Faktor Usia, Gaji dan Beban Tanggungan terhadap Produksi Home Industri Sepatu di Sidoarjo,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 1, no. 1, pp. 95–120, 2016.
[14] D. Kurniawati and S. Solikhah, “Hubungan Kelelahan Kerja dengan Kinerja Perawat di Bangsal Rawat Inap Rumah Sakit Islam Fatimah Kabupaten Cilacap,” Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, vol. 6, no. 2, 2012.
[15] J. R. Darmayanti, P. A. Handayani, and M. Supriyono, “Hubungan Usia, Jam, dan Sikap Kerja terhadap Kelelahan Kerja Pekerja Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah,” in Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, vol. 4, 2021.
[16] C. Wijaya, Perilaku Organisasi. Medan, Indonesia: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia, 2017.
[17] R. Kristanti, R. Rostiana, and R. M. Idulfilastri, “Dinamika Persepsi Karyawan terhadap Organisasi dan Kinerja dalam Situasi Proximal Withdrawal State,” Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, vol. 4, no. 2, pp. 495–503, 2020, doi: 10.24912/jmishumsen.v4i2.8899.2020.
[18] K. S. Devi and K. R. Suwena, “Faktor Psikologis dan Faktor Organisasi Berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT. BPR X,” Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, vol. 5, no. 1, pp. 24–33, 2017, doi: 10.23887/ekuitas.v5i1.12754.
[19] K. Armansyah, “Hubungan Sarana Prasarana dan Caring Perawat terhadap Tingkat Kepuasan Pasien pada Ruang Rawat Inap RSUD Dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga,” Skripsi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia, 2018.
[20] A. Pangestu, “Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Human Relation (Hubungan Antar Manusia) terhadap Kinerja Karyawan Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Medan,” Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, Indonesia, 2019.
[21] S. J. Swari, G. Alfiansyah, R. A. Wijayanti, and R. D. Kurniawati, “Analisis Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap RSUP Dr. Kariadi Semarang,” ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, vol. 1, no. 1, pp. 50–56, 2019, doi: 10.37148/arteri.v1i1.20.
[22] A. Solikin, M. Fatchurahman, and S. Supardi, “Pemimpin yang Melayani dalam Membangun Bangsa yang Mandiri: A Serving Leader in Developing Independent Nation,” Anterior Jurnal, vol. 16, no. 2, pp. 90–103, 2017, doi: 10.33084/anterior.v16i2.41.
[23] D. I. Lestari, “Peran Bimbingan dan Konseling dalam Membentuk Kepribadian Muslim Siswa di SMP An-Nur Bululawang Malang,” Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Malang, Indonesia, 2015.
[24] P. J. Simanjuntak, Manajemen dan Evaluasi Kinerja. Jakarta, Indonesia: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2011.
[25] A. R. Aziz, “Evaluasi Kinerja Pegawai dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Cacat Tuna Netra pada Unit Pelaksana Teknis Dinas Panti Rehabilitasi Penyandang Cacat Netra Provinsi Sumatera Selatan,” Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan, vol. 1, no. 1, pp. 11–23, 2018.
[26] M. Simanjuntak and D. O. Caisara, “Hubungan Pemberian Penghargaan (Reward) dengan Kinerja Petugas Rekam Medis,” Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda, vol. 3, no. 1, pp. 431–437, 2018.
[27] A. S. Prabu and D. T. Wijayanti, “Pengaruh Penghargaan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Divisi Penjualan PT United Motors Center Suzuki Ahmad Yani Surabaya),” Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 5, no. 2, pp. 104–117, 2016, doi: 10.26418/jebik.v5i2.17144.
[28] I. Karim, “Hubungan Desain Kerja dan Disiplin dengan Produktivitas Pegawai Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal,” Jurnal Manajemen Pendidikan, vol. 2, no. 2, 2011.




