Analisis Faktor Penyebab Kerusakan Rekam Medis di Ruang Filing Puskesmas Kalianget

Authors

  • Sanuri Istiqamah Politeknik Negeri Jember
  • Atma Deharja Politeknik Negeri Jember
  • Novita Nuraini Politeknik Negeri Jember
  • Dony Setiawan Hendyca Putra Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v2i2.729

Keywords:

Faktor Intrinsik, Faktor Ekstrinsik, Kerusakan, Rekam Medis

Abstract

Kerusakan rekam medis adalah tidak utuhnya rekam medis seperti robek, luntur, dan tidak terbaca. Permasalahan kerusakan rekam medis di Puskesmas Kalianget sebanyak 244 atau 25,68%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor penyebab kerusakan rekam medis di ruang filing Puskesmas Kalianget. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dan brainstorming. Subjek penelitian yaitu petugas filing, petugas loket, dan  kepala puskesmas. Hasil penelitian faktor intrinsik yaitu kualitas kertas, tinta, dan bahan perekat sudah baik. Faktor ekstrinsik dari segi aspek fisik yaitu tidak terdapat AC, debu, dan rak filing penuh. Aspek biologis yaitu jamur. Aspek kimiawi yaitu tinta luntur. Aspek kelalaian yaitu rekam medis terkena minuman, dan SOP pemeliharaan tidak dilaksanakan secara maksimal. Hasil USG yaitu jamur, debu, dan tidak terdapat AC. Hasil brainstorming yaitu menempatkan rekam medis di ruangan berventilasi baik, membuat jadwal rutin kebersihan, pengadaan AC. Saran dari penelitian yaitu penambahan rak filing, retensi, dan sosialisasi pemeliharaan rekam medis. 

References

[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat,” Jakarta, Indonesia, 2019.

[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis,” Jakarta, Indonesia, 2022.

[3] R. Indradi S., Rekam Medis, 2nd ed. Tangerang Selatan, Indonesia: Universitas Terbuka, 2017.

[4] Valentina and S. B. Sebayang, “Faktor penyebab kerusakan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan RSU Mitra Sejati Medan,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 2, no. 1, p. 387, 2018.

[5] A. Isnaeni and Siswati, “Tinjauan aspek keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruang penyimpanan Rumah Sakit Bhakti Mulia,” Indones. Health Inf. Manag. J., vol. 6, no. 2, pp. 2–6, 2018.

[6] A. Sugiarto and T. Wahyono, Manajemen Kearsipan Modern. Yogyakarta, Indonesia: Gava Media, 2015.

[7] N. Nurpida and N. Fahlevi, “Faktor-faktor penyebab kerusakan berkas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh tahun 2022,” Perisai J. Pendidik. dan Ris. Ilmu Sains, vol. 2, no. 1, pp. 69–82, 2023.

[8] L. W. Hardeka and H. Nurlaili, “Analisis aspek keamanan ruang filing terhadap kerahasiaan rekam medis pasien di Puskesmas Kutowinangun,” J. Pendidik. Tambusai, 2021.

[9] S. B. Sebayang, “Faktor penyebab kerusakan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan RSU Mitra Sejati Medan,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 3, no. 1, pp. 386–393, 2018.

[10] I. Susilowati and S. Nashiroh, “Tinjauan kebijakan pengamanan fisik dokumen rekam medis dari faktor ekstrinsik dan intrinsik di RSU X Kediri,” Jenggala J. Ris. Pengemb. dan Pelayanan Kesehat., vol. 1, no. 1, pp. 9–18, 2022.

[11] S. Hasanah, G. D. Fikri, M. Rahmalisa, P. Yahya, and R. Adawiyah, “Faktor-faktor penyebab kerusakan berkas rekam medis di RSIA Zainab Pekanbaru,” JKM J. Kemitraan Masy., vol. 1, no. 1, pp. 5–9, 2022.

[12] T. I. Prasasti and D. B. Santoso, “Keamanan dan kerahasiaan berkas rekam medis di RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen,” J. Kesehat. Vokasional, vol. 2, no. 1, pp. 135–139, 2017.

[13] D. Y. Azis, “Analisis penyebab kurangnya pemeliharaan rekam medis di instalasi rekam medis Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar,” Undergraduate Thesis, 2022.

[14] S. Sofiyah, “Analisis faktor penyebab kerusakan dokumen rekam medis rawat jalan di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo,” Undergraduate Thesis, 2021.

[15] T. D. W. I. Alfian, “Tinjauan aspek keamanan dan kerahasiaan rekam medis di ruang filing Rumah Sakit Tingkat IV Madiun,” Undergraduate Thesis, 2021.

[16] P. M. Hutauruk and W. T. Astuti, “Tinjauan aspek keamanan dan kerahasiaan dokumen rekam medis di ruang filling Rumah Sakit Khusus (RSK) Paru Medan tahun 2018,” J. Ilm. Perekam dan Inf. Kesehat. Imelda, vol. 3, no. 2, pp. 510–517, 2018, doi: 10.52943/jipiki.v3i2.70.

[17] A. Allan, E. Susanti, S. A. Putri, and Y. Anggraini, “Gambaran kerusakan dokumen rekam medis di ruangan penyimpanan Rumah Sakit Madina Bukittinggi,” J. Amanah Kesehat., vol. 3, no. 2, pp. 125–129, 2021.

[18] S. Siswati and D. A. Dindasari, “Tinjauan aspek keamanan dan kerahasiaan rekam medis di Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan,” J. Rekam Medis dan Inf. Kesehat., vol. 2, no. 2, p. 91, 2019, doi: 10.31983/jrmik.v2i2.5349.

[19] I. Q. Fadhilah, “Tinjauan pelaksanaan sistem pemeliharaan rekam medis di UPTD Puskesmas Wanayasa I Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah,” J. Rekam Medis dan Inf. Kesehat. Indones., vol. 1, no. 1, pp. 66–76, 2021.

[20] Y. R. C. Bangkeling, “Rancangan manajemen implementasi standar prosedur operasional (SPO) keperawatan dalam upaya peningkatan mutu pelayanan keperawatan di RSIA Limijati Bandung,” Undergraduate Thesis, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia, 2017.

[21] E. Kruse, K. Stein, D. Thomas, and P. Kaur, “The use of Electronic Health Records to support population health: A systematic review of the literature,” J. Med. Syst., vol. 42, no. 11, pp. 1–16, 2018, doi: 10.1007/s10916-018-1075-6.

[22] A. C. Burton, A. M. Anderson, and R. Schulz, “Health information management: Implications of artificial intelligence on healthcare data quality and medical records management,” Health Inf. Manag. J., vol. 50, no. 3, pp. 120–128, 2021, doi: 10.1177/1833358320943053.

[23] A. A. Ozair, N. Jamshed, A. Sharma, and P. Aggarwal, “Ethical issues in electronic health records: A general overview,” Perspect. Clin. Res., vol. 6, no. 2, pp. 73–76, 2015, doi: 10.4103/2229-3485.153997.

[24] J. Adler-Milstein and A. K. Jha, “HITECH Act drove large gains in hospital electronic health record adoption,” Health Aff., vol. 36, no. 8, pp. 1416–1422, 2017, doi: 10.1377/hlthaff.2016.1651.

[25] C. M. DesRoches, E. G. Campbell, C. Rao, K. Donelan, T. G. Ferris, A. Jha, R. Kaushal, D. E. Levy, S. Rosenbaum, A. E. Shields, and D. Blumenthal, “Electronic health records in ambulatory care—A national survey of physicians,” N. Engl. J. Med., vol. 359, no. 1, pp. 50–60, 2008, doi: 10.1056/NEJMsa0802005.

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Istiqamah, S., Deharja, A., Nuraini, N., & Hendyca Putra, D. S. (2026). Analisis Faktor Penyebab Kerusakan Rekam Medis di Ruang Filing Puskesmas Kalianget. Health & Medical Sciences, 2(2), 13–28. https://doi.org/10.47134/phms.v2i2.729

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.