Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Kaliwates

Authors

  • Aprillia Maya Puspitasari Politeknik Negeri Jember
  • Rossalina Adi Wijayanti Politeknik Negeri Jember
  • Maya Weka Santi Politeknik Negeri Jember
  • Demiawan Rachmatta Putro Mudiono Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v1i4.707

Keywords:

Rumah Sakit, Pending, BPJS, Rawat Inap, Berita Acara

Abstract

Rumah Sakit Umum Kaliwates akan melakukan pengajuan klaim setiap tanggal 10 bulan berikutnya, akan tetapi pada caturwulan 1 tahun 2022 terjadi pending klaim sebesar 6,57% dengan risiko berdampak pada arus kas rumah sakit. Penelitian memiliki tujuan untuk mengentahui penyebab terjadinya pending klaim di Rumah Sakit Umum Kaliwates dengan menggunakan teori Harrington Emerson (man, method, machine dan money). Unsur man pada penelitian ini membahas mengenai pengetahuan petugas. Unsur method tentang mengenenai ketesedian Standar Prosedur Operasional dan Berita Acara. Unsur machine mengenai penggunaan komputer. Terakhir unsur money, tentang dana yang ada di rumah sakit. Metode penelitian berupa penelitian kualitatif. Wawancara, observasi, serta dokumentasi dipilih untuk pengumpulan data. Hasil yang diperoleh mengenai penyebab terjadinya pending klaim, yaitu kurangnya sosialisasi Standar Prosedur Operasional dan kurangnya sosialisasi mengenai perubahan berita acara kesepakatan koding oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti pemberitahuan secara lisan ketika ada pertemuan rutin dan koordinasi jika terjadi perubahan berita acara kesepakatan koding.

References

[1] S. Suprapto and A. A. Malik, “Implementasi Kebijakan Diskresi pada Pelayanan Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS),” Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, vol. 7, no. 1, pp. 1–8, 2019, doi: 10.35816/jiskh.v7i1.62.

[2] M. T. Gifari and F. Ariyanti, “Analisis Persetujuan Klaim BPJS Kesehatan pada Pasien Rawat Inap,” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, vol. 8, no. 4, pp. 156–166, 2019, doi: 10.33221/jikm.v8i04.415.

[3] S. Tambunan, D. H. Putra, L. Indawati, and P. Fannya, “Tinjauan Faktor Penyebab Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap Tertunda di RSUD Tarakan,” COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development, vol. 1, no. 10, pp. 816–823, 2022, doi: 10.59141/comserva.v1i10.134.

[4] H. Rohman, W. Aris, and Susilowati, “Analisis Penundaan Pembayaran Klaim pada Sistem Vedika Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan di Rumah Sakit Nur Hidayah Yogyakarta,” Jurnal Wiyata, vol. 8, no. 2, pp. 72–83, 2021.

[5] I. F. Pratama, “Analisis Faktor-Faktor Penyebab Klaim Pending di Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo Provinsi Jawa Tengah,” Skripsi, Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Indonesia, 2021.

[6] A. A. Mekarisce, “Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, vol. 12, no. 3, pp. 145–151, 2020, doi: 10.52022/jikm.v12i3.102.

[7] G. V. R. K. Acharyulu, B. Metri, and L. K. V. Reddy, Healthcare and Hospital Management: Contemporary Issues and Strategies. New Delhi, India: Allied Publishers, 2014.

[8] A. T. Iman and D. Barsasella, “Pengaruh Kodifikasi ICD-10 dan ICD-9-CM terhadap Klaim JKN Rawat Inap di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya,” Jurnal Persada Husada Indonesia, vol. 6, no. 22, pp. 39–49, 2019.

[9] R. J. Manaida, A. Rumayar, and G. D. Kandou, “Analisis Prosedur Pengajuan Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pancaran Kasih GMIM Manado,” e-Journal Health, vol. 1, no. 1, pp. 1–11, 2016.

[10] D. Darianti, V. E. D. Dewi, and L. Herfiyanti, “Implementasi Digitalisasi Rekam Medis dalam Menunjang Pelaksanaan Electronic Medical Record di RS Cicendo,” Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, vol. 4, no. 3, pp. 403–415, 2021, doi: 10.31850/makes.v4i3.975.

[11] Erlindai, M. S. Sitorus, J. Christy, and Khairani, “Persyaratan Pengajuan Klaim BPJS di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2022,” Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 2, no. 2, pp. 63–72, 2023.

[12] F. Putra, “Urgensi Berita Acara Sidang dalam Sidang Perkara di Pengadilan Agama,” Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Metro, Metro, Indonesia, 2018.

[13] N. D. Astuti and J. Tirto, “Tinjauan Penyebab Pengembalian Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap,” Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, vol. 5, no. 2, 2022.

[14] M. Mustaridi, “Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menggunakan Komputer pada Pembelajaran Melalui Pelatihan TIK di SMK Negeri 1 Mesuji Raya,” Jurnal Edukasi: Kajian Ilmu Pendidikan, vol. 6, no. 2, pp. 199–210, 2020, doi: 10.51836/je.v6i2.156.

[15] L. W. Noviatri and Sugeng, “Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Penyerahan Klaim BPJS di RS Panti Nugroho,” Jurnal Kesehatan Vokasional, vol. 1, no. 1, pp. 22–26, 2016.

[16] M. C. Ginting, “Peranan Modal Kerja dalam Meningkatkan Profitabilitas,” Jurnal Manajemen, vol. 4, no. 2, pp. 187–196, 2018.

[17] W. A. Santiasih, A. Simanjorang, and B. Satria, “Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap di RSUD Dr. R. M. Djoelham Binjai,” Jurnal Healthcare Technology and Medicine, vol. 7, no. 2, pp. 109–123, 2021.

[18] A. A. Pratiwi, F. Erawantini, and G. Alfiansyah, “Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap di Rumah Sakit,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 2, pp. 264–272, 2021, doi: 10.25047/j-remi.v2i2.1974.

[19] G. Alfiansyah, F. Erawantini, and A. P. Wicaksono, “Analisis Ketepatan Kode Diagnosis Berdasarkan ICD-10 terhadap Klaim JKN,” Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Indonesia, vol. 1, no. 2, pp. 87–95, 2020, doi: 10.25047/j-remi.v1i2.2058.

[20] D. P. Mudiono, G. Alfiansyah, and F. Erawantini, “Faktor Penyebab Pengembalian Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 3, pp. 357–366, 2021, doi: 10.25047/j-remi.v2i3.2224.

[21] A. P. Wicaksono, F. Erawantini, and I. Nurmawati, “Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Retensi Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Jenggawah Kabupaten Jember,” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 9, no. 4, pp. 737–746, 2022, doi: 10.25126/jtiik.2021864795.

[22] D. Darianti, V. E. D. Dewi, and L. Herfiyanti, “Implementasi Digitalisasi Rekam Medis dalam Menunjang Pelaksanaan Electronic Medical Record RS Cicendo,” Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, vol. 4, no. 3, pp. 403–415, 2021, doi: 10.31850/makes.v4i3.975.

[23] S. Nurcahyati, T. Herawati, and S. Setiatin, “Efektivitas Alih Media Berkas Rekam Medis Inaktif di Rumah Sakit Pertamina Cirebon,” Jurnal Wiyata, vol. 8, no. 2, pp. 143–151, 2021.

[24] A. Taryanto and L. N. Handayani, “Pengembangan Sistem Informasi Retensi Rekam Medis di Rumah Sakit Dustira Cimahi,” Jurnal E-Komtek, vol. 3, no. 2, pp. 81–92, 2019, doi: 10.37339/e-komtek.v3i2.131.

[25] M. T. Gifari and F. Ariyanti, “Analisis Persetujuan Klaim BPJS Kesehatan pada Pasien Rawat Inap,” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, vol. 8, no. 4, pp. 156–166, 2019, doi: 10.33221/jikm.v8i04.415.

Downloads

Published

2024-04-18

How to Cite

Puspitasari, A. M., Wijayanti, R. A., Santi, M. W., & Putro Mudiono, D. R. (2024). Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Kaliwates. Health & Medical Sciences, 1(4), 12–22. https://doi.org/10.47134/phms.v1i4.707

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.