Rancang Bangun Sistem Informasi Retensi dan Pemusnahan Rekam Medis di RSD Kalisat

Authors

  • Puji Riyanto Politeknik Negeri Jember
  • Mudafiq Ryan Pratama Politeknik Negeri Jember
  • Rossalina Adi Wijayanti Politeknik Negeri Jember
  • Niyalatul Muna Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v1i3.703

Keywords:

Pemusnahan, Retensi, Sistem Informasi

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan di RSD Kalisat Kabupaten Jember ditemukan permasalahan yaitu belum tersedianya sistem informasi retensi dan pemusnahan. Pelaksanaan retensi terkendala pada pemilahan berkas secara manual, petugas mengecek kunjungan terakhir pasien, kemudian mengambil sesuai nomor rekam medis di rak penyimpanan dan mencatat di Microsoft Excel. Dampak dari hal tersebut adalah terbatasnya kapasitas ruang penyimpanan rekam medis, kesulitan mencari rekam medis, jadwal retensi arsip tidak terlaksana tepat waktu dan kepadatan pada rak penyimpanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi retensi dan pemusnahan rekam medis berbasis web. Metode yang digunakan adalah waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, koding, pengujian sistem. Tahapan analisis kebutuhan sistem menghasilkan kebutuhan fungsional dan non fungsional. Tahap desain menghasilkan flowchart sistem, context diagram dan data flow diagram. Tahap pengkodean program menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan framework Codeigniter, dan MySQL. Tahap pengujian sistem menggunakan metode blackbox testing untuk menguji fungsionalitas sistem melalui input dan output data. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi retensi dan pemusnahan yang dapat mengelola penyimpanan data rekam medis secara elektronik, mempermudah proses retensi dan pemusnahan serta sebagai upaya melestarikan rekam medis yang mempunyai nilai guna.

References

[1] A. Taryanto and L. N. Handayani, “Pengembangan Sistem Informasi Retensi Rekam Medis di Rumah Sakit Dustira Cimahi,” Jurnal E-Komtek (Elektro-Komputer-Teknik), vol. 3, no. 2, pp. 89–98, 2019, doi: 10.37339/e-komtek.v3i2.131.

[2] S. Nurcahyati, T. Herawati, and S. Setiatin, “Efektivitas Alih Media Berkas Rekam Medis Inaktif di Rumah Sakit Pertamina Cirebon,” Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan, vol. 8, no. 2, pp. 171–178, 2021.

[3] A. P. Wicaksono, M. Aziz, F. Erawantini, and I. Nurmawati, “Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Retensi Rekam Medis Rawat Jalan di Puskesmas Jenggawah Kabupaten Jember,” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 9, no. 4, pp. 757–764, 2022, doi: 10.25126/jtiik.2021864795.

[4] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2008.

[5] I. Y. Sari and E. Rahmi, “Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Retensi Rekam Medis Menggunakan VB.Net pada Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam,” Journal of Information Technology and Accounting, vol. 5, no. 1, pp. 29–37, 2022.

[6] D. Darianti, V. E. D. Dewi, and L. Herfiyanti, “Implementasi Digitalisasi Rekam Medis dalam Menunjang Pelaksanaan Electronic Medical Record RS Cicendo,” Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, vol. 4, no. 3, pp. 403–412, 2021, doi: 10.31850/makes.v4i3.975.

[7] R. A. Sukamto and M. Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. Bandung, Indonesia: Informatika, 2016.

[8] A. Zalukhu, S. Purba, and D. Darma, “Perangkat Lunak Aplikasi Pembelajaran Flowchart,” Jurnal Teknologi Informasi dan Industri, vol. 4, no. 1, pp. 40–48, 2023.

[9] U. Rusmawan, Teknik Penulisan Tugas Akhir dan Skripsi Pemrograman. Jakarta, Indonesia: Elex Media Komputindo, 2019.

[10] H. Yunita and Dina, “Aplikasi Pelayanan Kesehatan pada Puskesmas,” Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer, vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2021.

[11] D. B. Paillin and Y. Widiatmoko, “Rancangan Aplikasi Monitoring Online untuk Meningkatkan Pemeliharaan Prediktif pada PLTD,” Jurnal Sistem Informasi Bisnis, vol. 11, no. 1, pp. 9–17, 2021, doi: 10.21456/vol11iss1pp9-17.

[12] L. Sari and G. Y. K. S. Siregar, “Perancangan Aplikasi Pendataan Data Kepegawaian Negeri Sipil pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro,” Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer, vol. 2, no. 1, pp. 108–117, 2021, doi: 10.24127/.v2i1.1235.

[13] M. R. Ibrahim and H. Kuswanto, “Perancangan Aplikasi Pelayanan Kursus Mengemudi Menggunakan Metode Waterfall pada LPK/LKP Indera Magelang Berbasis Web,” JIKA (Jurnal Informatika), vol. 6, no. 3, pp. 327–335, 2022, doi: 10.31000/jika.v6i3.6121.

[14] N. M. D. Febriyanti, A. A. K. O. Sudana, and I. N. Piarsa, “Implementasi Black Box Testing pada Sistem Informasi Manajemen Dosen,” Jurnal Ilmiah Teknologi dan Komputer, vol. 2, no. 3, pp. 1–10, 2021.

[15] W. N. Cholifah, Y. Yulianingsih, and S. M. Sagita, “Pengujian Black Box Testing pada Aplikasi Action & Strategy Berbasis Android dengan Teknologi PhoneGap,” STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi), vol. 3, no. 2, pp. 206–210, 2018, doi: 10.30998/string.v3i2.3048

[16] P. W. Handayani, A. N. Hidayanto, A. A. Pinem, I. C. Hapsari, P. I. Sandhyaduhita, and I. Budi, “Acceptance Model of a Hospital Information System,” International Journal of Medical Informatics, vol. 99, pp. 11–28, 2017, doi: 10.1016/j.ijmedinf.2016.12.004.

[17] F.-Y. Pai and K.-I. Huang, “Applying the Technology Acceptance Model to the Introduction of Healthcare Information Systems,” Technological Forecasting and Social Change, vol. 78, no. 4, pp. 650–660, 2011, doi: 10.1016/j.techfore.2010.11.007.

[18] C. D. Melas, L. A. Zampetakis, A. Dimopoulou, and V. Moustakis, “Modeling the Acceptance of Clinical Information Systems Among Hospital Medical Staff: An Extended TAM Model,” Journal of Biomedical Informatics, vol. 44, no. 4, pp. 553–564, 2011, doi: 10.1016/j.jbi.2011.01.009.

[19] R.-F. Chen and J.-L. Hsiao, “An Empirical Study of Physicians’ Acceptance of Hospital Information Systems in Taiwan,” Telemedicine and e-Health, vol. 18, no. 2, pp. 120–127, 2012, doi: 10.1089/tmj.2011.0081.

[20] V. Venkatesh and H. Bala, “Technology Acceptance Model 3 and a Research Agenda on Interventions,” Decision Sciences, vol. 39, no. 2, pp. 273–315, 2008, doi: 10.1111/j.1540-5915.2008.00192.x.

[21] A. Boonstra and M. Broekhuis, “Barriers to the Acceptance of Electronic Medical Records by Physicians from Systematic Review to Taxonomy and Interventions,” BMC Health Services Research, vol. 10, no. 231, 2010, doi: 10.1186/1472-6963-10-231.

[22] M. A. Kruse, K. Stein, B. Thomas, and H. Kaur, “The Use of Electronic Health Records to Support Population Health: A Systematic Review of the Literature,” Journal of Medical Systems, vol. 42, no. 11, 2018, doi: 10.1007/s10916-018-1075-6.

[23] M. Tsai, S. Cheng, and C. Hsu, “Electronic Health Record Implementation: An Evaluation of Information System Impact and Contingency Factors,” International Journal of Medical Informatics, vol. 83, no. 11, pp. 779–796, 2014, doi: 10.1016/j.ijmedinf.2014.06.011.

[24] S. K. Ali, H. Khan, J. Shah, and K. N. Ahmed, “An Electronic Health Record System Implementation in a Resource Limited Country—Lessons Learned,” Digital Health, vol. 9, 2023, doi: 10.1177/20552076231203660.

[25] A. M. Cresswell, D. W. Bates, and A. Sheikh, “Ten Key Considerations for the Successful Implementation and Adoption of Large-Scale Health Information Technology,” Journal of the American Medical Informatics Association, vol. 20, no. e1, pp. e9–e13, 2013, doi: 10.1136/amiajnl-2013-001684.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Riyanto, P., Pratama, M. R., Wijayanti, R. A., & Muna, N. (2026). Rancang Bangun Sistem Informasi Retensi dan Pemusnahan Rekam Medis di RSD Kalisat. Health & Medical Sciences, 1(3), 55–66. https://doi.org/10.47134/phms.v1i3.703

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.