Analisis Efektivitas Terapi Progressive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Ibu Pasca Sectio Caesarea Ruang Kebidanan RSUD Moeis Samarinda

Authors

  • Oktaviana Ratih Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Pipit Feriani Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Tri Wahyuni Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Joanggi WH Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v3i2.594

Keywords:

Terapi Progressive Muscle Relaxation , Nyeri, Sectio Caesarea, Keperawatan Maternitas

Abstract

Nyeri setelah operasi caesar merupakan keluhan umum di kalangan ibu baru dan dapat mengganggu mobilitas, istirahat, pemulihan, dan menyusui. Manajemen nyeri biasanya melibatkan pengobatan, tetapi hal ini dapat menyebabkan efek samping, sehingga diperlukan terapi non-obat, seperti Progressive Muscle Relaxation (PMR). Tujuan untuk menentukan efektivitas PMR dalam mengurangi nyeri pasca operasi caesar pada ibu yang dirawat di bangsal kebidanan Rumah Sakit Daerah Moeis di Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan intervensi berupa terapi PMR yang dilakukan dua kali sehari, dengan waktu 20 menit, selama tiga hari. Intensitas rasa sakit diukur sebelum dan setelah pemberian intervensi menggunakan (VAS). Hasil menunjukkan bahwa rasa sakit berkurang dari skala 5 menjadi skala 2 setelah menjalani terapi PMR selama 3 hari. PMR dilakukan dua kali sehari selama dua puluh menit. Teknik ini bisa membuat otot lebih rileks, mengurangi ketegangan, serta membantu pasien fokus pada hal lain sehingga rasa sakit terasa lebih ringan. Selain itu, teknik ini juga bisa memperkecil kerja sistem saraf yang membuat otot tegang dan meningkatkan kerja sistem saraf yang membuat otot rileks, sehingga rasa sakit yang dirasakan bisa berkurang. pKesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa teknik terapi PMR efektif digunakan sebagai cara pengobatan tanpa obat untuk mengurangi rasa nyeri setelah prosedur operasi sectio caesarea. Teknik ini dapat diterapkan dalam praktik keperawatan maternitas.

References

Andreyani, L., & Kuswida Bhakti, W. (2023). Jambura Journal Of Health Science And Research Validitas Skala Ukur Nyeri Visual Analog And Numerik Rating Scales (VANRS) Terhadap Penilaian Nyeri Validity Of Analog And Numerical Visual Pain Measuring Scales (VANRS) Against Pain Assessment. DOI: https://doi.org/10.35971/jjhsr.v5i2.19140

Ariani, P., & . M. (2020). Efektivitas Relaksasi Progresif Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea Di RSU Sembiring Tahun 2020. Jurnal Kebidanan Kestra (JKK), 2(2), 178–185. DOI: https://doi.org/10.35451/jkk.v2i2.383

Ayuni Putri, D., Kartilah, T., Nurhayati, T., Keperawatan, J., Kesehatan Kemenkes

Tasikmalaya, P., & Naskah, G. (2025). Penerapan Relaksasi Nafas Dalam Dengan Progresive Muscle Relation (PMR) Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Post Sectio Caesarea.

Burhan, S., Erika, K. A., & Said, S. (2021). Efektivitas Relaksasi Otot Progresif Dalam Menurunkan Kecemasan: A Literatur Review The Effectiveness of Progressive Muscle Relaxation in Reducing Anxiety: A Literatur Review. DOI: https://doi.org/10.33023/jikep.v8i1.802

Divya Devmurari. (2020). Effectiveness of Jacobsons progressive muscle relaxation technique for pain management in post-cesaerean women. Indian Journal of Obstetrics and Gynecology Research, 5(2), 228–232 DOI: https://doi.org/10.18231/2394-2754.2018.0051

Gunadi, E., & Istiana, T. (2024). Eka Gunadi, Trismi Istiana | Effective Pain Managemen in Patients Effective Pain Management in Patients.

Irawan, H., Abdillah, H., Zulkarnain Alamsyah, A., Saepul Alamsah, M., Studi, P. S., & Fakultas Kesehatan, K. (2026). The Effect of Progressive Muscle Relaxation Technique on Pain. Jurnal Keperawatan Priority, 9(1).

Jaya, H., Ningsih, R., Keperawatan, J., & Kesehatan Kemenkes Palembang, P. (2024).

Implementasi Keperawatan Teknik Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Nyeri Akut. In Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM) (Vol. 4, Number 1).

Kaple, G. S., & Patil, S. (2023). Effectiveness of Jacobson Relaxation and Lamaze Breathing Techniques in the Management of Pain and Stress During Labor: An Experimental Study. Cureus. DOI: https://doi.org/10.7759/cureus.33212

Kasih, N. S., & Hamdani, I. (2023). Artikel Penelitian Perbandingan Efektivitas Penilaian Skala Nyeri Berdasarkan Visual Analog Scale (VAS), Verbal Rating Scale (VRS), Dan Numeric Rating Scale (NRS) Pada Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea (SC) di RSU Muhammadiyah Medan.4.

Kasim, E., & Tenriola Fitri Kessi, A. (2023). Penatalaksanaan Terapi Musik Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Pada Ibu Post Operasi Sectio Caesarea Di Rs Tk II Pelamonia Makassar. Jurnal Kesehatan Panrita Husada |, 8(1). DOI: https://doi.org/10.61129/jkhg.v1i2.19

Kemenkes RI. (2022). Enhanced Recovery gfter Caesarean Section (ERACS). Yankes. Kemkes.

Kesehatan, D. J, pelayanan. (2022). Teknik relaksasi tarik nafas dalarn. In Teknik relaksasi tarik nafås dalam

Khoiriyah, H., Susanti, T., Winarsih, W., Hidayati, N., & Septiana Pratiwi, C. (2022). Hypnobirthing Pada Penatalaksanaan Nyeri Persalinan: Scoping Review. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1). DOI: https://doi.org/10.36419/jki.v14i1.766

Kurniawan, O. A., Pratiwi, N. P., & Yani, J. A. (2023). Tatalaksana Eklamsia Pasca Sectio Caesarea. Cetak) Journal of Innovation Research and Knowledge, 3(7), 2023.

Metasari, D., Berlian, D., & Sianipar, K. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penurunan Nyeri Post Operasi Sectio Caesarea DI RS. Raflessia Bengkulu Factors That Affect Decrease Of Post Operation Sectio Caesarea In RS. Raflessia Bengkulu. In JNPH (Vol. 6, Number 1). DOI: https://doi.org/10.37676/jnph.v6i1.488

Mochamad Bahrudin. (2017). saintika,+2.

Ningdiah, A. K., Sari, K., Ningsih, A. F., Iskandriani, L., & Lawra, C. (2022). Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Volume 1 No (2) 2022 Literature Review Teknik Mengurangi Nyeri pada Persalinan.

Nisa, A. H. (2022). Evidence Based Nursing Efektivitas Teknik Relaksasi Pernapasan Dan Teknik Foot And Hand Massage Pada Pasien Pasca Persalinan Sectio Caesarea (SC) Di Ruang Teratai RSUD Dr. Haryoto Lumajang.

Pragholapati, A. (2020). Effect Of Progressive Muscle Relaxation Technique On Pain In Post Sectio caesarea. Jurnal Kesehatan Dr. Soebandi, 8(2), 112–122. DOI: https://doi.org/10.36858/jkds.v8i2.216

Shehata Ibrahim, S., Mohamed Abdel Aziz Nasr Allah, T., Ramadan AliMohamed, M., & Mustafa Mohamed Badr, R. (2023). Effectiveness of Applying Jacobson’s Progressive Relaxation Technique on Post Cesarean Section Pain and Sleep Quality. In Port Said Scientific Journal of Nursing (Vol. 10, Number 2). DOI: https://doi.org/10.21608/pssjn.2023.144427.1208

Singh, A., Balamani Bose, S., & student, N. (2025). Effectiveness of Jacobson’s Muscle

Relaxation Technique in Reducing Pain among Post-Caesarean Mothers at Selected Hospitals, Meerut. In International Journal of Environmental Sciences (Vol. 11, Number 23).

Solehati, T., Kosasih, C. E., Jayanti, T. N., Ardiyanti, A., Sari, R. I., Siska, G. A., & Utari, A. D. (2018). Terapi Non Farmakologi Nyeri Pada Persalinan :Systematic Review.

World Health Organization, 2021. (2021). prevalensi data sectio caesarea Who, 202].

Wijaya, E., & Nurhidayati, T. (2020). Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Dalam Menurunkan Skala Nyeri Sendi Lansia. Ners Muda, 1(2), 88. DOI: https://doi.org/10.26714/nm.v1i2.5643

Yani, J. A., Kartasura, K., Sukoharjo, K., Tengah, J., Elgina, I. P., Supriyadi, A., & Abdullah, A. (2025). “Peran Fisioterapi dalam Membangun Komunitas Menuju Masyarakat Berkualitas”

Downloads

Published

2026-02-19

How to Cite

Ratih, O., Feriani, P., Wahyuni, T., & WH, J. (2026). Analisis Efektivitas Terapi Progressive Muscle Relaxation Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Ibu Pasca Sectio Caesarea Ruang Kebidanan RSUD Moeis Samarinda . Health & Medical Sciences, 3(2), 9. https://doi.org/10.47134/phms.v3i2.594

Issue

Section

Articles

Categories

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.