Analisis SIMRS Pendaftaran Rawat Jalan Metode PIECES di RSU Srikandi IBI Jember
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v2i4.756Keywords:
PIECES, Rumah Sakit, SIMRSAbstract
SIMRS yang digunakan oleh RSU Srikandi IBI Jember merupakan aplikasi sistem informasi berbasis desktop. Ditemukan berbagai masalah terkait SIMRS, seperti tidak ada buku pedoman pengoperasian SIMRS, kurangnya pelatihan, serta gangguan sistem seperti loading sistem dan downtime. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis SIMRS pendaftaran pasien rawat jalan menggunakan metode PIECES. Jenis penelitian adalah kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa SIMRS berdasarkan aspek performance belum terdapat menu laporan kunjungan pasien per poli dan opsi pada menu Kelurahan/Desa masih belum sesuai dengan spesifikasi Kecamatan, aspek Information data yang dihasilkan akurat namun belum memberikan informasi terkait tanggal kunjungan terakhir pasien mendaftar. Aspek Economy SIMRS sudah terintegrasi dengan v-claim serta terdapat anggaran dalam pemeliharaan SIMRS, Aspek control terkait integritas, keamanan sistem, Aspek Efficiency sudah memberikan efisiensi dalam penerapannya, Aspek Service SIMRS belum terdapat warning pada pengisian NIK yang sama pada menu pasien baru sehingga SIMRS masih belum sesuai harapan pengguna. Saran dari penelitian ini yakni petugas IT/pengembang menambahkan menu atau fitur laporan kunjungan pasien per poli dan cetak label otomatis, warning fitur tanggal terakhir kunjungan pasien pada pencarian data, fitur logout otomatis sehingga bisa membantu menjagakeamanan setiap user, minimal password
References
[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit,” Jakarta, Indonesia, 2013.
[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit,” Jakarta, Indonesia, 2013.
[3] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit,” Jakarta, Indonesia, 2020.
[4] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis,” Jakarta, Indonesia, 2022.
[5] F. Hakam, “Analisis penyediaan rekam medis pasien rawat jalan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) di Puskesmas X,” Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan, vol. 1, no. 1, pp. 11–15, 2019, doi: 10.32585/jmiak.v1i1.119.
[6] A. A. Cahya, “Evaluasi Sistem Informasi Pendaftaran dengan Metode PIECES di Rumah Sakit TNI AD Dr. Soedjono Magelang,” Undergraduate Thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia, 2016.
[7] M. Husni and D. M. Putra, “Analisis implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada unit kerja rekam medis di RSU 'Aisyiyah Padang,” Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah, vol. 2, no. 1, pp. 19–26, 2019.
[8] S. Suyanto, H. Taufiq, and I. Indiati, “Faktor penghambat implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSUD Blambangan Banyuwangi,” Jurnal Kedokteran Brawijaya, vol. 28, no. 2, pp. 141–147, 2015, doi: 10.21776/ub.jkb.2015.028.02.5.
[9] I. Mahbubillah, “Evaluasi rekam medis elektronik rawat jalan di RS PHC Surabaya ditinjau dari kepuasan pengguna menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS),” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 2022.
[10] E. Febriani and W. S. Dewobroto, “Problems and requirement analysis as a first step to connect researchers and small and medium enterprises (SMEs),” Cogent Business & Management, vol. 5, no. 1, 2018, doi: 10.1080/23311975.2018.1513774.
[11] A. L. Rohmawati, F. Erawantini, and M. C. Roziqin, “Analisis faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap Rumah Sakit Pusat Pertamina,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 2, pp. 264–270, 2021, doi: 10.25047/j-remi.v2i2.2013.
[12] H. N. Widyastuti, A. P. Wicaksono, S. Farlinda, and E. Rachmawati, “Analisis faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap di RS Wijaya Kusuma Lumajang,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 1, no. 2, pp. 61–76, 2020.
[13] M. Rahmawati and F. Fatmawati, “Perancangan sistem informasi pendaftaran siswa baru berbasis web pada SMK Bina Putra Jakarta,” 2021.
[14] F. H. Dinata and A. Deharja, “Analisis SIMRS dengan metode PIECES di RSU Dr. H. Koesnadi Bondowoso,” Jurnal Kesehatan, vol. 8, no. 2, pp. 106–117, 2020, doi: 10.25047/j-kes.v8i2.155.
[15] D. A. Nirwana and E. Rachmawati, “Evaluasi penerapan sistem informasi pendaftaran umum menggunakan metode PIECES di RSUD Kabupaten Sidoarjo,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 1, no. 3, pp. 264–274, 2020, doi: 10.25047/j-remi.v1i3.2057.
[16] M. Saufinah et al., “Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia,” Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, vol. 1, no. 3, pp. 5–16, 2023.
[17] L. Indrawati and M. M. Pattinama, “Brand image, kualitas pelayanan, dan kepuasan konsumen terhadap minat ulang penggunaan aplikasi Dana,” Jurnal Bisnis dan Manajemen, vol. 8, no. 1, pp. 16–21, 2021, doi: 10.26905/jbm.v8i1.4963.
[18] A. Putra, “Sistem informasi manajemen penjualan AAM Cell,” Voteteknika, vol. 7, no. 4, p. 254, 2019, doi: 10.24036/voteteknika.v7i4.106734.
[19] F. Sholehah, E. Rachmawati, A. P. Wicaksono, and A. Chaerunisa, “Evaluasi sistem informasi pendaftaran rawat jalan BPJS dengan metode PIECES di RSUD Sidoarjo,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 2, pp. 297–303, 2021, doi: 10.25047/j-remi.v2i2.2018.
[20] Pradanthi et al., “Evaluasi Electronic Health Record (EHR) dengan metode PIECES di Unit Rekam Medis Pusat RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 1, no. 3, pp. 216–225, 2020.
[21] Windarti, “Analisis SIMRS pada bagian pendaftaran pasien menggunakan metode PIECES,” Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, vol. 9, no. 1, pp. 35–46, 2023.
[22] F. Sholehah, “Evaluasi sistem informasi pendaftaran rawat jalan BPJS dengan metode PIECES di RSUD Sidoarjo,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 2, no. 2, pp. 297–303, 2021.
[23] I. Isa, Manajemen Operasional Pendukung Sistem Informasi. Yogyakarta, Indonesia: Graha Ilmu, 2014.
[24] Indasah, D. Risca, F. Yermi, and A. Nurul, “Optimalisasi penerapan SIMRS rekam medis elektronik di RS Tingkat II Dr. Soepraoen Malang,” Jurnal Pengabdian Komunitas, vol. 2, no. 2, p. 82, 2023.
[25] R. E. Indrajit, Kriteria Penjamin Kualitas Perangkat Lunak. Yogyakarta, Indonesia, 2012.
[26] I. Mardiyoko, Sistem Pelayanan Rekam Medis dan Statistik Kesehatan di Rumah Sakit. Yogyakarta, Indonesia, 2020.
[27] F. Erawantini, A. Deharja, and Y. Yusfitasari, “Analisis kesiapan penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dengan metode DOQ-IT di Puskesmas Wonotirto Kabupaten Blitar,” Jurnal Kesehatan Politeknik Negeri Jember, vol. 4, no. 1, pp. 49–60, 2016.
[28] L. Reisita, “Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) registrasi pasien rawat jalan RSUD Dr. Moh. Saleh Probolinggo,” Undergraduate Thesis, Politeknik Negeri Jember, 2019.




