Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di RSUD Genteng

Authors

  • Novita Indriyani Politeknik Negeri Jember
  • Indah Muflihatin Politeknik Negeri Jember
  • Novita Nuraini Politeknik Negeri Jember
  • Demiawan Rachmatta Putro Mudiono Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v1i3.701

Keywords:

BPJS, Klaim, Pending, Teori Kinerja

Abstract

Klaim BPJS adalah laporan kepada BPJS Kesehatan atas biaya pengobatan pasien BPJS, dilakukan secara kolektif dan ditagihkan kepada pihak BPJS Kesehatan setiap bulan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSUD Genteng ditemukan bahwa jumlah pending klaim rawat inap pada triwulan keempat tahun 2023 yaitu 262 klaim (11,33%) dari 2313 berkas yang diajukan. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis faktor penyebab pending klaim BPJS rawat inap berdasaran teori kinerja Gibson yang dipengaruhi oleh variabel individu. Jenis penelitian merupakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah 6 informan yang berhubungan dengan pelaksanaan klaim BPJS rawat inap RSUD Genteng. Hasil penelitian penyebab pending klaim yaitu kemampuan dan keterampilan petugas koding dalam menentukan kode belum tepat. Upaya penyelesaian masalah dengan meningkatkan pemahaman dan ketelitian petugas dalam menentukan kode agar kode dapat merepresentasikan kondisi klinis pasien.

References

[1] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2019 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2019.

[2] Republik Indonesia, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta, Indonesia, 2018. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/94711/perpres-no-82-tahun-2018

[3] A. Y. Damara, F. E. Sari, Samino, and N. Sari, “Perbedaan Tarif Rumah Sakit dan Tarif INA-CBG’s,” Indonesian Journal of Health Management, vol. 2, no. 3, pp. 322–332, 2022. [Online]. Available: http://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/article/view/132

[4] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 76 Tahun 2016 tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2016.

[5] BPJS Kesehatan, Petunjuk Teknis Verifikasi Klaim. Jakarta, Indonesia: Direktorat Pelayanan BPJS Kesehatan, 2014.

[6] T. Ardhitya and A. Perry, “Faktor-Faktor yang Melatarbelakangi Penolakan Klaim BPJS oleh Verifikator BPJS di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015,” Jurnal Universitas Dian Nuswantoro, vol. 2, no. 2, pp. 1–10, 2015.

[7] S. F. Nabila, M. W. Santi, and A. Deharja, “Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Akibat Koding Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 1, no. 4, pp. 519–528, 2020, doi: 10.25047/j-remi.v1i4.2157.

[8] N. Harahap, Penelitian Kualitatif. Sumatera Utara, Indonesia: Wal Ashri Publishing, 2020.

[9] W. A. Santiasih, A. Simanjorang, and B. Satria, “Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap di RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai,” Journal of Healthcare Technology and Medicine, vol. 7, no. 2, pp. 1381–1394, 2021.

[10] N. Heltiani and L. Nababan, “Analisis Kelancaran Pengajuan Klaim BPJS Kasus Melahirkan di RS X Kota Bengkulu,” J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, vol. 4, no. 3, pp. 132–141, 2023, doi: 10.25047/j-remi.v4i3.3906.

[11] W. Maryati, I. O. Rahayuningrum, and H. Hestiana, “Ketepatan Kode Diagnosis Chronic Kidney Disease dalam Mendukung Kelancaran Klaim BPJS di Rumah Sakit,” Indonesian Health Information Management Journal, vol. 11, no. 1, pp. 43–49, 2023, doi: 10.47007/inohim.v11i1.497.

[12] M. Puspaningsih, C. Suryawati, and S. P. Arso, “Evaluasi Administrasi Klaim BPJS Kesehatan dalam Menurunkan Klaim Pending,” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, vol. 7, no. 6, pp. 2003–2005, 2022.

[13] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (INA-CBG) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2021.

[14] R. N. Wijaya, N. Wikansari, and T. Ariani, “Analisis Pengembalian Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap di Rumah Sakit Nur Hidayah Kabupaten Bantul,” Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, vol. 9, no. 2, pp. 120–126, 2023. [Online]. Available: https://ojs.poltekkes-malang.ac.id/index.php/JIKI/article/view/4192

[15] L. Indawati, “Analisis Akurasi Koding pada Pengembalian Klaim Verifikasi BPJS Pasien Rawat Inap,” 2019.

[16] R. T. Citra, F. Anggita, and N. Heltiani, “Faktor Penyebab Pengembalian Berkas Klaim dari BPJS ke Rumah Sakit,” Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan, vol. 8, no. 1, pp. 46–54, 2023. [Online]. Available: https://ojs.stikessaptabakti.ac.id/index.php/jmis/article/download/401/268

[17] D. T. Rahayu and S. Fitriyani, “Peranan Vital Keakuratan Data Pasien terhadap Kelancaran Klaim BPJS di Rumah Sakit Humana Prima,” Innovative: Journal of Social Science Research, vol. 3, pp. 2685–2691, 2023. [Online]. Available: http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6619

[18] Sulaiman and Asanudin, “Analisis Peranan Pendidikan dan Pelatihan dalam Peningkatan Kinerja Pegawai,” Jurnal Akuntanika, vol. 6, no. 1, pp. 38–45, 2020.

[19] Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Jakarta, Indonesia: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, 2014.

[20] E. Priyani, F. Yulianti, and B. Lestari, “Analisis Kebijakan Rekrutmen Karyawan untuk Meningkatkan Kualitas Kerja Karyawan di Rumah Sakit TK II Dr. R. Soeharsono Banjarmasin,” 2020. [Online]. Available: http://eprints.uniska-bjm.ac.id/1390/

[21] Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional. Jakarta, Indonesia, 2006.

[22] R. Andrey, Adolfina, and Y. Uhing, “Pengaruh Pengalaman Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan Rumah Makan di Manado,” Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, vol. 7, no. 1, pp. 361–370, 2019. [Online]. Available: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/emba/article/view/22376

[23] A. R. Manabung, L. F. Suoth, and F. Warouw, “Hubungan Antara Masa Kerja dan Beban Kerja dengan Stres Kerja pada Tenaga Kerja di PT Pertamina TBBM Bitung,” Jurnal KESMAS, vol. 7, no. 5, pp. 1–10, 2018.

[24] A. Artanto and E. Pujiyanto, “Faktor-Faktor Penyebab Klaim Tertunda BPJS Kesehatan RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Periode Januari–Maret 2016,” Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, vol. 4, no. 2, pp. 122–134, 2018, doi: 10.7454/arsi.v4i2.2564.

[25] W. A. Santiasih, A. Simanjorang, and B. Satria, “Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Kesehatan Rawat Inap di RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai,” Journal of Healthcare Technology and Medicine, vol. 7, no. 2, pp. 1381–1394, 2021, doi: 10.33143/jhtm.v7i2.1703.

Downloads

Published

2024-12-08

How to Cite

Indriyani, N., Muflihatin, I., Nuraini, N., & Putro Mudiono, D. R. (2024). Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di RSUD Genteng. Health & Medical Sciences, 1(3), 31–41. https://doi.org/10.47134/phms.v1i3.701

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)