Perlindungan Jiwa (Hifz al-Nafs) dalam Perspektif Aswaja dan Implikasinya terhadap Pelayanan Kesehatan

Authors

  • Fardani Putra Universitas Islam Nusantara
  • Siti Amalia Universitas Islam Nusantara
  • Michelle Aurielle Salim Universitas Islam Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v3i2.571

Keywords:

Hifz Al-Nafs, Aswaja, Pelayanan Kesehatan, Maqasid Al-Syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep perlindungan jiwa (hifẓ al-nafs) dalam perspektif Ahlussunnah wal Jama‘ah (Aswaja) serta implikasinya terhadap perumusan dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan normatif-filosofis melalui studi kepustakaan terhadap literatur maqāṣid al-syarī‘ah, pemikiran Aswaja, serta regulasi kesehatan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif Aswaja, yang menekankan prinsip tawassu (moderasi), tawāzun (keseimbangan), ta‘ādul (keadilan), dan tasāmu (toleransi), memperkuat dimensi kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan tidak hanya dipahami sebagai aktivitas administratif dan ekonomi, tetapi juga sebagai amanah moral dan religius yang berorientasi pada perlindungan hak hidup, keselamatan pasien, serta keadilan sosial. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai Aswaja dalam prinsip hifẓ al-nafs dapat menjadi landasan etis dan filosofis dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berkeadilan, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan, serta mampu merespons tantangan etika dan krisis kesehatan secara komprehensif.

References

Al-Ghazali. (1998). Al-Mustasfa min ‘Ilm al-Usul. Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.

Alfiah, R., & Herman, S. (2023). Penerapan Etika Profesi Tenaga Kesehatan di Era Digital: Tantangan dan Solusi. Jurnal Etika Profesi, 8(2), 45–55.

Anwar, M. (2017). Filsafat hukum Islam: Perspektif Aswaja. Prenada Media.

Azis, A. (2025). Improving the quality of healthcare services for patient well-being through maqāṣid al-sharia. Tasharruf: Journal of Economics and Business of Islam, 10(2), 262–275.

Bendebka, R., Fettane, A., & Shogar, I. (2020). Preventive medicine and maqasid al-shari’ah: The case of COVID-19. Revelation and Science, 10(1), 1–12.

Bin Roslan, M. M. (2024). Sejarah kemunculan teori hifz al-nafs dalam maqasid syari‘at. Jurnal Pengajian Islam, 17(1), 107–120. DOI: https://doi.org/10.53840/jpi.v17i1.246

Dahlan, M., Bustami, M. R., & Makmur, S. (2021). The Islamic principle of hifz al-nafs and COVID-19 in Indonesia. Heliyon, 7(7), e07541. DOI: https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07541

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI, 2009.

Fahmi, F., Zein, M., & Haq, Z. (2024). Telaah hifz al-nafs dalam Al-Qur’an. HIKAMI: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 5(1), 1–14. DOI: https://doi.org/10.59622/jiat.v5i1.108

Harun, H. bin, & Ali, H. b. M. (2023). Konsep hifz al-nafs berdasarkan maqasid syariah dalam menghadapi pandemik COVID-19. Proceedings of International Conference on Maqasid Syariah.

Idrus, A. M., Fauzan, M. Z., Asti, M. J., & Amir, R. (2023). An actualization of hifdz al-nafs theory in sentencing: A philosophical review of prisoner’s rights to healthcare at the Class IIb detention center in North Sinjai. Al-Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, 12(1), 144–160. https://doi.org/10.24252/ad.vi.38438 DOI: https://doi.org/10.24252/ad.vi.38438

Ilham, I., & Latifah, L. (2025). Etika profesi tenaga kesehatan dalam perspektif Islam. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 72–80. DOI: https://doi.org/10.71456/jik.v4i1.1508

Jannah, R., Faisal, A., Nurfa, S., Kuraedah, S., Gazali, M., & Azaliah, N. (2025). Nilai-nilai Islam dalam etika profesi kesehatan. Jurnal Kesehatan Islam, 14(2), 1–14.

Maruf, A. (2020). Etika medis dalam perspektif Aswaja. Alfabeta.

Moler, A. F., & Prasetya, N. H. (2025). Perumusan maqāṣid yang terkait terutama hifz al-nafs. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam.

Nurma, N., Adam, A., & Alim, A. (2025). Peran etika tenaga medis dalam penerapan budaya keselamatan pasien. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 4(1), 305–328.

Osman, N. D., & Omer, A. (2023). Biosafety from the maqasid shariah views. AL-MAQASID: The International Journal of Maqasid Studies and Advanced Islamic Research, 4(2), 18–30. https://doi.org/10.55265/almaqasid.v4i2.36

Patel, J., More, S., Sohani, P., Bedarkar, S., & Sharma, D. (2024). Reshaping the equitable and inclusive access to healthcare. Clinical Epidemiology and Global Health, 26, 101544. DOI: https://doi.org/10.1016/j.cegh.2024.101544

Priyanto, B., & Astuti, R. (2025). Implementasi Standar Mutu Pelayanan Rumah Sakit dalam Meningkatkan Keamanan Pasien di Indonesia. Jurnal Mutu Pelayanan Kesehatan, 12(1), 66–80.

Rahmat. (2024). Aswaja perspektif maqashid al-syari’ah. An Nahdhoh: Jurnal Kajian Islam Aswaja, 1(2), 145–156.

Ramadhani, M. R. T., Munadhiroh, Z., & Al-Hamidy, A. D. (2021). Urgensi vaksinasi COVID-19 sebagai implementasi hifz al-nafs. Jurnal Penelitian, 15(2). DOI: https://doi.org/10.21043/jp.v15i2.11953

Rohman, E. M., & Trisnowati, H. (2025). Strategi promosi kesehatan dalam meningkatkan akses layanan kesehatan kelompok marginal. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 6767–6779. DOI: https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i2.46038

Roslan, M. (2024). Hifz al-nafs dalam maqāṣid syariah: Analisis teoretikal. Al-Takamul Al-Ma‘rifi, 7(1), 1–15. DOI: https://doi.org/10.53840/muwafaqat.v6i1.121

Saputri, A. I. I., & Islamy, A. (2021). Nilai-nilai maqāṣid syariah dalam fungsi keluarga di tengah pandemi COVID-19. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 19(1), 1–15. DOI: https://doi.org/10.32694/qst.v19i1.899

Visnu, J. (2025). Public-private partnership: Menuju inklusivitas akses layanan paliatif di Indonesia. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 14(1). DOI: https://doi.org/10.22146/jkki.101439

Yandi, R., Zuhri, B., & Kaksim. (2024). Kesehatan dalam perspektif hukum: Kajian sejarah dan pendekatan maqasid syariah. Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian.

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

Putra, F., Amalia, S., & Salim, M. A. (2026). Perlindungan Jiwa (Hifz al-Nafs) dalam Perspektif Aswaja dan Implikasinya terhadap Pelayanan Kesehatan. Health & Medical Sciences, 3(2), 13. https://doi.org/10.47134/phms.v3i2.571

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.