Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Seks Pranikah di SMK N1 Pandak Bantul Yogyakarta Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v3i1.472Keywords:
Pengetahuan, Remaja, Seks PranikahAbstract
Tingkat pengetahuan yang rendah yang dimiliki remaja tentang seksualitas seringkali menyebabkan mereka terlibat dalam perilaku seksual pranikah dan menghadapi masalah kesehatan reproduksi. Remaja yang memperoleh pengetahuan yang tidak lengkap dan tidak akurat tentang seksualitas tidak sepenuhnya memahami pentingnya kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pengetahuan remaja tentang seks pranikah di SMK N 1 Pandak berdasarkan karakteristik usia dan kategori baik, cukup, dan buruk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling total. Tingkat pengetahuan remaja putri tentang hubungan seksual pranikah di SMK N 1 Pandak menunjukkan bahwa mayoritas dari 80 responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (78,4%), 21 responden memiliki tingkat pengetahuan yang cukup (20,6%), dan 1 responden memiliki tingkat pengetahuan yang buruk (1,0%). Kategori remaja tengah (14-16 tahun) terdiri dari 48 responden (47,1%), sedangkan kategori remaja akhir (17-21 tahun) terdiri dari 54 responden (52,9%). Berdasarkan hasil penelitian terhadap 102 responden, diperoleh bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori usia remaja akhir (17–21 tahun) sebanyak 54 responden (52,9%), dan remaja madya (14–16 tahun) sebanyak 48 responden (47,1%). Berdasarkan dari tingkat pengetahuan, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (78,4%), cukup (20,6%), dan kurang (1,0%). Secara umum, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa remaja putri di SMK N 1 Pandak memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai seks pranikah, namun pengetahuan tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku. Faktor usia, pendidikan, akses informasi, pengaruh teman sebaya, media, dan pola komunikasi keluarga berperan penting dalam membentuk pemahaman dan sikap remaja terhadap seksualitas.
References
Adesina, M.A. (2021). Knowledge of comprehensive sexuality education (HIV-component) among young girls in Africa: implications for sex education policies and programmes. Seksuologia Polska, 19, ISSN 1731-6677, https://doi.org/10.5603/SP.2021.0011 DOI: https://doi.org/10.5603/SP.2021.0011
Ardiansyah. (2022). Kesehatan Reproduksi Remaja : Permasalahan dan Upaya Pencegahan. Kemenkes.Go.Id. https://yankes.kemkes.go.id
Dewi, G. P. (2023). Tingkat Pengetahuan Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan Pada Remaja Di Kelas X Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 1 Pandak Tahun 2023. Jurnal Kebidanan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. (2023). Data Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) Kabupaten Bantul.
Dinkes D I Yogyakarta. (2023). Profil Kesehatan D.I.Yogyakarta Tahun 2022. Dinas Kesehatan D.I.Yogyakarta.
Frimpong, J.B. (2022). Comprehensive HIV/AIDS knowledge and safer sex negotiation among adolescent girls and young women in sub-Saharan Africa. Journal of Biosocial Science, 54(6), 991-1003, ISSN 0021-9320, https://doi.org/10.1017/S0021932021000493 DOI: https://doi.org/10.1017/S0021932021000493
Junianto, A. (2023). Pernikahan Dini Di Bantul Masih Marak, Kehamilan Tak Diinginkan Tetap Jadi Alasan Utama. Harian Jogja.
Martínez, E.C. (2023). Were there missing girls in Biscay? Sex ratios in Northern Spain, 1550-1899. Investigaciones De Historia Economica, 19(3), 13-24, ISSN 1698-6989, https://doi.org/10.33231/j.ihe.2023.03.004 DOI: https://doi.org/10.33231/j.ihe.2023.03.004
Meliana, R. (2021). Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Masalah Kesehatan Reproduksi Di Masa Pandemi Covid-19 Di Lingkungan Pesantren Al-Ittihad Cianjur Jawa Barat Juli – September Tahun 2021. Jurnal.Poltekkespalu.Ac.Id.
Odhiambo, E. (2024). Youth contribution: Pressure around sex in exchange for necessities is a setback in the fight against HIV among adolescent girls living in fishing communities in Kenya’s Lake Victoria region. Young People in the Global South Voice Agency and Citizenship, 187-189, https://doi.org/10.4324/9781003341666-18 DOI: https://doi.org/10.4324/9781003341666-18
Roth, D. (2024). A virtual sex education tool improved reproductive health knowledge among adolescent girls. Sex Education, 24(3), 358-368, ISSN 1468-1811, https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2203909
Roth, D. (2024). A virtual sex education tool improved reproductive health knowledge among adolescent girls. Sex Education, 24(3), 358-368, ISSN 1468-1811, https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2203909 DOI: https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2203909
Rubattu, V. (2023). ‘Cam Girls and Adult Performers Are Enjoying a Boom in Business’: The Reportage on the Pandemic Impact on Virtual Sex Work. Social Sciences, 12(2), ISSN 2076-0760, https://doi.org/10.3390/socsci12020062 DOI: https://doi.org/10.3390/socsci12020062
Susilowati, E., Izah, N., Indonesia, F. R.-J. P. B., & 2023, undefined. (2023). Pengetahuan Remaja dan Akses Informasi terhadap Sikap dalam Praktik Kesehatan Reproduksi Remaja. Pbijournal.Org, 2798–8856.
Tavera, S.P. (2025). Twilight Talk: What Every Girl Ought to Know About Sex Education in Louisa May Alcott’s Eight Cousins. Biopolitics of Childhood in the Long American 19th Century, 203-217, https://doi.org/10.4324/9781003435068-12 DOI: https://doi.org/10.4324/9781003435068-15
UNFPA. (2024). Adolescent Pregnancy. United Nations Population Fund. https://www.unfpa.org/adolescent-pregnancy
Vasiliūnaitė, E. (2023). „You are either a boy or a girl – there is no other choice.“ Analysis of the Biological Sex Concept in Biology Textbooks. Acta Paedagogica Vilnensia, 50, 107-128, ISSN 1392-5016, https://doi.org/10.15388/ActPaed.2023.50.7 DOI: https://doi.org/10.15388/ActPaed.2023.50.7
Wardani, R. W. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan pada Remaja Putri Kelas XI Di SMA Negeri 3 Temanggung Tahun 2023. 10(1), 52–57. DOI: https://doi.org/10.48092/jik.v10i1.228
WHO. (2023). Adolescent and young adult health. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescents-health-risks-and-solutions
WHO. (2024). Kesehatan reproduksi. World Health Organization. https://www.who.int/westernpacific/health-topics/reproductive-health
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Isna Nur Khasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



