Hubungan Pengetahuan Ahli Teknologi Laboratorium Medis Terhadap Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Rumah Sakit Kota Sangatta
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v2i4.457Keywords:
Alat Pelindung Diri, Ahli Teknologi Laboratorium Medik, Pengetahuan, PerilakuAbstract
Laboratorium merupakan tempat kerja dengan tingkat resiko bahaya tinggi karena melibatkan bahan-bahan kimia yang berbahaya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ahli teknologi laboratorium medis terhadap perilaku penggunaan APD di Rumah Sakit Kota Sangatta. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan melibatkan seluruh Ahli Tenaga Laboratorium rumah sakit se-kota Sangatta sebagai responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner yang berisi pernyataan terkait pengetahuan dan perilaku penggunaan APD. Data hasil penelitian diperoleh sebagian besar dengan pengetahuan tinggi yaitu 48 (85,8%) responden dan perilaku penggunaan APD baik sebanyak 29 (52,2%) responden. Dengan hasil yang di dapat pada uji Chi Square 0,465; α=0,05 menunjukan pengetahuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik terhadap APD tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD. Hasil uji statistik menyatakan bahwa tidak ada hubungan diantara keduanya. Tingginya tingkat pengetahuan Ahli Teknologi Laboratorium Medis tentang APD ternyata tidak sejalan dengan peningkatan perilaku penggunaan APD dengan baik
References
Aldini, A. S., Sunaryo, M., Rhomadhoni, M. N., & Ratriwardhani, R. A. (2022). Gambaran Perilaku Tenaga Laboratorium Dalam Penggunaan Apd (Alat Pelindung Diri) Di Pt. Xz Kota Surabaya Description Of The Behavior Of Laboratory Power In The Use Of Ppe (Personal Protection Equipment) At Pt. Xz City Surabaya. Journals of Ners Community, 13(2), 190-198.
Alhayati, D. F., Restuastuti, T., & Fatmawati, F. (2014). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Petugas Laboratorium Patologi Klinik dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau (Doctoral dissertation, Riau University).
Apriluana, G., Khairiyati, L., & Setyaningrum, R. (2016). Hubungan antara usia, jenis kelamin, lama kerja, pengetahuan, sikap dan ketersediaan alat pelindung diri (APD) dengan perilaku penggunaan APD pada tenaga kesehatan. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia (JPKMI), 3(3), 82-87.
Ariani. (2014). Aplikasi Metodologi Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Nuha Medika.
Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: suatu pendekatan dan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Ariyanto, H. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD di rumah sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(2), 112–120.
Askarian, M., Honarvar, B., Tabatabaee, H. R., & Assadian, O. (2006). Knowledge, practice and attitude towards standard isolation precautions in Iranian medical students. Journal of Hospital Infection, 63(1), 84–86.
Damayanti, A. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri pada tenaga kesehatan di RS X. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 89–96.
Dayakisni & Hudaniah. (2003). Psikologi sosial. Malang: UMM Press.
Depkes, RI. (2003). Pedoman pelaksanaan kewaspadaan universal di pelayanan kesehatan. Jakarta: Departemen Kesehatan.
Depkes, RI. (2005). Pedoman pelaksanaan program pelayanan kesehatan di rumah sakit. Jakarta: Departemen Kesehatan.
Dharma, K. (2011). Metodologi penelitian keperawatan. Jakarta: Trans InfoMedia.
Dhewantara, P. W. (2017). Occupational safety and health among medical laboratory workers in Indonesia. Occupational Medicine, 67(5), 364–369.
Efstathiou, G., Papastavrou, E., Raftopoulos, V., & Merkouris, A. (2011). Factors influencing nurses’ compliance with Standard Precautions to avoid occupational exposure to microorganisms: A focus group study. BMC Nursing, 10(1), 1. DOI: https://doi.org/10.1186/1472-6955-10-1
Gammon, J., Morgan-Samuel, H., & Gould, D. (2008). A review of the evidence for suboptimal compliance of healthcare practitioners to standard/universal infection control precautions. Journal of Clinical Nursing, 17(2), 157–167. DOI: https://doi.org/10.1111/j.1365-2702.2006.01852.x
Hakim, S. S., Wahyuni, Y., & Dermawan, A. (2024). Analisis Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Ahli Teknologi Laboratorium Medis Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Rumah Sakit Hosana Cikarang. Jurnal Kesehatansiliwangi, 4(3), 960-966.
Hidayati, R. (2018). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD pada perawat. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 9(1), 45–52.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pedoman penggunaan alat pelindung diri di fasilitas pelayanan kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kermode, M., Jolley, D., Langkham, B., Thomas, M. S., & Crofts, N. (2005). Compliance with universal precautions among health care workers in rural north India. American Journal of Infection Control, 33(1), 27–33. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ajic.2004.07.014
Kurniawati, D. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan APD pada pekerja laboratorium. Jurnal Analis Medika Bio Sains, 6(2), 67–73.
Liswanti, Y. (2017). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri pada mahasiswa prodi DIII analisis kesehatan STIKES BTH Tasikmalaya. J Kes Bakti Tunas Husada, 12(2). DOI: https://doi.org/10.36465/jkbth.v17i2.278
Marlina, N. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan APD di laboratorium klinik. Jurnal Kesehatan, 14(2), 102–109.
Ndejjo, R., Musinguzi, G., Yu, X., Buregyeya, E., Musoke, D., Wang, J. S., Halage, A. A., Whalen, C., Bazeyo, W., Williams, P., & Ssempebwa, J. C. (2015). Occupational health hazards among healthcare workers in Kampala, Uganda. Journal of Environmental and Public Health, 2015, 913741. DOI: https://doi.org/10.1155/2015/913741
Notoatmodjo, S. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Nuraini, L. (2020). Faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD pada pekerja kesehatan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1), 21–28.
Nurjanah, S. (2020). Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada tenaga laboratorium. Jurnal Analis Kesehatan Indonesia, 9(1), 23–30.
Panjaitan, F. A., & Mona, S. (2017). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Bidan Dengan Kepatuhan Penggunaan Apd Di Rsud Embung Fatimah Kota Batam Tahun 2017. Zona Kebidanan: Program Studi Kebidanan Universitas Batam, 8(1).
Permenkes. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2013 tentang Cara Penyelenggaraan Laboratorium Klinik yang Baik.
Pratiwi, A. (2021). Tingkat pengetahuan ATLM tentang biohazard dan hubungannya dengan penggunaan APD. Jurnal Teknologi Laboratorium, 10(1), 15–22.
Rahmawati, E. (2021). Kepatuhan penggunaan APD tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19. Jurnal Kesehatan Indonesia, 12(2), 75–83. DOI: https://doi.org/10.47575/jpkm.v2i1.210
Reda, A. A., Fisseha, S., Mengistie, B., & Vandeweerd, J. M. (2010). Standard precautions: Occupational exposure and behavior of health care workers in Ethiopia. Journal of Infection and Public Health, 3(1), 1–8.
Saputra, D. (2019). Pengetahuan, sikap, dan perilaku tenaga laboratorium terhadap penggunaan APD. Jurnal Analis Medika, 7(1), 29–37. DOI: https://doi.org/10.32807/jkt.v1i1.25
Sayuti, M., Al-Muqsith, A. M., & Nashirah, A. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Mahasiswa yang Melakukan Praktikum Anatomi di Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh. AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 7(2), 34-49. DOI: https://doi.org/10.29103/averrous.v7i2.2751
Siregar. (2015). Statistika Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif Dilengkapi Dengan Perhitungan manual dan Aplikasi SPSS Versi 17. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Jakarta: Sugiyono.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Alfabeta.
Suryani, T. (2018). Pengaruh pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 9(1), 60–68.
Ulfa, R. (2019). Variabel Dalam Penelitian Pendidikan. Jurnal Teknodik.
Wekoyla. (2012). Hubungan pengetahuan, sikap, pendidikan dan masa kerja bidan terhadap perilaku penggunaan APD di RSU Sulawesi Tenggara dan Kota Kendari. Retrieved from http://lib.ui.ac.id
World Health Organization. (2020). Rational use of personal protective equipment for coronavirus disease (COVID-19). Geneva: WHO.
Wulandari, S. (2020). Analisis kepatuhan tenaga kesehatan dalam penggunaan APD. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 55–62.
Yandiono, P., Priyatno, A. D., & Anggreny, D. E. (2022). Analisis Kepatuhan Petugas Laboratorium dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di Laboratorium BTKLPP Kelas I Palembang Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 5(2), 423-419. DOI: https://doi.org/10.32524/jksp.v5i2.688
Yuliana, R. (2019). Hubungan pengetahuan dengan perilaku penggunaan APD pada analis laboratorium. Jurnal Medis Laboratorium, 8(2), 48–56.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 Rasmiati Santi, Ni Luh Gede Puspita Yanti, Nyoman Sudarma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



