Implementasi Kebijakan Pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Jember : Analisis Implementasi Kebijakan Perspektif Hill dan Hupe
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v3i2.605Keywords:
Implementasi Kebijakan, HIV, AIDSAbstract
Tingginya kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jember menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Jember dalam perspektif Michael Hill dan Peter Hupe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, penanggung jawab program di Puskesmas, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan melalui tiga setting, yaitu constitutional level, directive level, dan operational level. Pada level konstitusional, kebijakan telah memiliki dasar regulasi yang jelas melalui Permenkes Nomor 23 Tahun 2022, namun masih terdapat keterbatasan dukungan anggaran dan komitmen lintas sektor. Pada level institusional, koordinasi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan LSM telah terbentuk, tetapi belum sepenuhnya terintegrasi. Pada level operasional, pelayanan seperti VCT, terapi ARV, dan pendampingan ODHA telah dilaksanakan, meskipun masih menghadapi kendala stigma sosial dan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Jember telah berjalan dalam Implementasi Kebijakan Michael Hill dan Peter Hupe, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui penguatan koordinasi vertikal dan horizontal, peningkatan kapasitas sumber daya, serta optimalisasi kolaborasi lintas sektor
References
BPS. (2025). Kasus Penyakit Menurut Kabupaten/kota dan jenis penyakit di Provinsi Jawa Timur 2024. Surabaya: Badan pusat Statistik.
Campos, P. A., & Reich, M. R. (2019). Political analysis for health policy implementation. Health Systems & Reform DOI: https://doi.org/10.1080/23288604.2019.1625251
Hill, M., & Hupe, P. (2014). Implementing Public Policy: An Introduction to the Study of Operational Governance. Sage Publications.
Hutahaean, B. S. H., Stutterheim, S. E., & Jonas, K. J. (2023). Barriers and facilitators to HIV treatment adherence in Indonesia. Tropical Medicine and Infectious Disease. DOI: https://doi.org/10.3390/tropicalmed8030138
Januraga, P. P. (2014). Increasing HIV prevalence among female sex workers in Indonesia. Archive of Community Health.
jember, D. (2022). Profil kesehatan dinas kabupaten Jember 2022. jember: Dinkes Jember.
Lusiana, E. F. (2025). Jatim Jadi Provinsi Tertinggi Kasus HIV/AIDS Nasional. Jawa Timur: detik jatim.
Michael Hill, P. H. (2016). Implementing Public Policy: An introduction to the study of operational governance. Sage Publications.
Muhawarman, A. (2025, 6 21). Berani tes, Berani lindungi diri, Kemenkes Targetkan Eliminasi HIV dan IMS tahun 2030. Jakarta: kementruian Kesehatan.
Ni'mah mubarokah, A. K. (2025). Peran pemerintah dalam menanggulangi penyebaran HIV/AIDS di kabupaten Cirebon. Jatiswara, 8-9. DOI: https://doi.org/10.29303/jtsw.v40i1.1175
Ningtyas, B. K., & Makhmudah, M. (2015). Strategi implementasi kebijakan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Jember.
Rahmansyah. (2021). Evaluasi sistem information HIV/AIDS(SIHA) dalam sistem pencatatan dan pelaporan di puskesmas Jember . Jember: Sipora.Polije.ac.id.
Suparmi, S., & Hardjanti, T. S. (2020). Policy implementation for HIV/AIDS programs in primary health facilities. Jurnal Riset Kesehatan
Walt, G., Shiffman, J., Schneider, H., Murray, S., & Brugha, R. (2008). Doing health policy analysis. Health Policy and Planning.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2026 Yosvico Rafel Destrio, Iffan Gallant El Muhammady

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



