Hubungan Dukungan Keluarga dan Guru Dengan Keyakinan Diri Remaja Dalam Pencegahan Seks Pranikah Berdasarkan Teori HBM di SMAN 3 Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.47134/phms.v3i3.596Keywords:
Keyakinan Diri Remaja, Health Belief Model, Pencegahan Seks PranikahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan dukungan guru dengan keyakinan diri remaja dalam pencegahan perilaku seksual pranikah di Kota Samarinda, berdasarkan teori Health Belief Model (HBM). Latar belakang penelitian ini muncul dari tingginya angka seks berisiko di kalangan remaja Indonesia, di mana data BKKBN (2023) menunjukkan sekitar 33% remaja pernah terlibat dalam hubungan seksual pranikah, meskipun berbagai program pendidikan kesehatan menekankan pentingnya dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan cross-sectional, melibatkan 301 siswa SMAN 3 Samarinda yang dipilih melalui stratified random sampling. Kriteria inklusi mencakup remaja yang terdaftar sebagai siswa, bersedia menjadi responden, dan tinggal bersama orang tua atau keluarga, sedangkan kriteria eksklusi meliputi siswa yang menolak berpartisipasi, tidak hadir, atau tidak tinggal bersama keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada usia 15–17 tahun (90%), didominasi oleh perempuan (63,5%), dan sebagian besar tinggal bersama orang tua (84,7%). Dukungan keluarga yang diterima responden umumnya berada pada kategori baik (86,4%) dan cukup (11,6%). Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga dan guru dalam meningkatkan kesadaran, motivasi, dan kemampuan remaja untuk mencegah perilaku seksual pranikah. Implementasi program edukasi kesehatan reproduksi seperti Generasi Berencana (GenRe) dan Bina Keluarga Remaja (BKR) perlu diperkuat agar dukungan sosial dari keluarga dan guru lebih optimal.
References
Afriani, D. (2022). Peran Guru dalam Memberikan Edukasi Seksualitas pada Remaja. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(1), 45–53. https://doi.org/10.24036/jpk.v6i1.2022
Al-amri, N., Rahim, H., & Yusuf, A. (2024). Premarital Sexual Behavior among Adolescents in Southeast Asia: A Comparative Study. Asian Journal of Public Health, 12(2), 118–127.
Alfa, M., Rahmawati, D., & Sari, P. (2020). Health Belief Model dalam Perubahan Perilaku Kesehatan Remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(1), 22–33. https://doi.org/10.20473/jpk.v15i1.2020
Amalia, R., Hartati, N., & Meinarisa, S. (2025). Perbedaan Perilaku Seksual Pranikah Berdasarkan Jenis Kelamin pada Remaja SMA di Surabaya. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 7(1), 13–22.
Amelia, S., & Muzzamil, F. (2024). Hubungan Dukungan Emosional Keluarga terhadap Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Kesehatan Komunitas, 5(2), 102–109. https://doi.org/10.33560/jkk.v5i2.2024
Anggreni, D. (2022). Dukungan Keluarga, Sikap Orang Tua, dan Sumber Informasi Berhubungan dengan Perilaku Pendidikan Seks Remaja di Era Pandemi Covid-19 pada Remaja SMA Kelas X-XII. SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 2(2), 354–365. https://doi.org/10.53801/sjki.v2i2.111 DOI: https://doi.org/10.53801/sjki.v2i2.111
Ansar, R. (2021). Perkembangan Remaja dan Tantangan Psikososialnya. Jurnal Psikologi Perkembangan, 3(1), 55–67.
Arianda, M. (2021). Tahapan Perkembangan Remaja Menurut WHO dan Implikasinya dalam Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(2), 88–96.
BKKBN. (2023). Laporan Statistik Perilaku Seksual Remaja Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Dewi, L. (2019). Pengaruh Tempat Tinggal terhadap Perilaku Seksual Remaja di Kota Denpasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 14(4), 301–308.
DPPKB Samarinda. (2023). Laporan Tahunan Program Generasi Berencana (GenRe) Kota Samarinda. Samarinda: Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Fazila, N. (2024). Peran Dukungan Keluarga dalam Pencegahan Perilaku Seks Bebas pada Remaja. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 10(1), 66–75.
Febriana, A., & Mulyono, S. (2022). Dukungan Informasional dan Emosional Keluarga dalam Perilaku Pemanfaatan Layanan Kesehatan Reproduksi Remaja. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 385–391. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.676 DOI: https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.676
Feriani, P., Ernawati, R., Kurniasari, L., & Widjayanti, Y. (2025). Effectiveness of the health belief model-based husband empowerment module in enhancing postpartum contraceptive support readiness: A quasi-experimental study. Jurnal Ners, 20(3). https://doi.org/10.20473/jn.v20i3.70836 DOI: https://doi.org/10.20473/jn.v20i3.70836
Fitri, R., & Nugroho, P. (2021). Komunikasi Orang Tua dan Perilaku Seksual Remaja di Sekolah Menengah. Jurnal Psikologi Remaja, 9(2), 142–151. DOI: https://doi.org/10.35891/jip.v9i1.3001
Fitriwati, M., & Meinarisa, S. (2022). Faktor Jenis Kelamin terhadap Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja SMA. Jurnal Reproduksi Sehat, 4(2), 89–97.
Hapsari, R. A., & Hafidah, R. (2022). Perbandingan Pemahaman Seks Anak Ditinjau dari Penerapan Pendidikan Seks di Keluarga. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2078–2089. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.2078 DOI: https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1363
Haryati, L. (2020). Dukungan Emosional Guru terhadap Pembentukan Perilaku Sehat Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(1), 23–31.
Jing, L., Putri, F., & Nugroho, D. (2023). Komunikasi Orang Tua dan Remaja dalam Pencegahan Seks Pranikah. International Journal of Adolescent Health, 4(2), 33–42.
Khaerudin, A., Utami, W., & Nuraini, R. (2022). Hubungan Dukungan Guru dengan Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja SMA di Bandung. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 2(1), 54–61.
KPA Samarinda. (2019). Data Kasus HIV/AIDS Kota Samarinda Tahun 2019. Samarinda: Komisi Penanggulangan AIDS.
Kustati, M., Rahayu, D., & Putra, Y. (2022). Tabu Bicara Seks di Keluarga dan Dampaknya pada Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Sosiologi Kesehatan, 3(2), 90–98.
Lusiartha, I. (2021). Hubungan Jenis Tempat Tinggal dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja di Bali. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 15–24.
Maulana, S. (2022). Penerapan Teori Health Belief Model dalam Pencegahan Perilaku Berisiko pada Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 55–64.
Meylawati, E., & Anggraeni, T. (2024). Faktor Psikologis dan Sosial dalam Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 5(2), 122–131. DOI: https://doi.org/10.61434/leo.v2i1.112
Mualifah, S., & Punjastuti, T. (2019). Tahapan Perilaku Seksual pada Remaja SMA di Samarinda. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(1), 40–48. DOI: https://doi.org/10.36577/jkkh.v7i2.233
Ningrum, E. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepercayaan Diri Remaja dalam Pencegahan Seks Pranikah. Jurnal Kesehatan Reproduksi Remaja, 5(2), 73–81.
Nugraha, R., & Putri, A. (2022). Efektivitas Pendekatan Health Belief Model terhadap Self-Efficacy Remaja dalam Pencegahan Seks Pranikah. Jurnal Promkes Indonesia, 4(2), 91–99.
Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (Edisi 5). Jakarta: Salemba Medika.
Paputungan, R. (2023). Tugas Perkembangan Remaja dan Implikasinya terhadap Pendidikan Seksualitas. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 9(1), 10–18. DOI: https://doi.org/10.31604/jpd.v1i2.14527
Pradini, T., & Cahyanti, F. (2022). Dampak Perceraian Orang Tua terhadap Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Psikologi Keluarga, 8(2), 67–75.
Putri, D., & Suparman, S. (2022). Sikap Permisif dan Perilaku Seksual Remaja di Yogyakarta.
Rohmah, D., & Azizah, N. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dan Guru dengan Pencegahan Seks Bebas pada Remaja. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 4(2), 98–106.
Rosyida, H. (2020). Perkembangan Remaja dan Faktor Sosial yang Mempengaruhi Perilakunya. Jurnal Psikologi Perkembangan, 2(1), 40–49.
Salsabella, M., & Feriani, P. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku penggunaan alat kontrasepsi (KB). Borneo Studies and Research, 1(2). https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/1503
Santoso, D., & Marlina, R. (2021). Peran Komunikasi Keluarga dalam Pencegahan Seks Pranikah. Jurnal Komunikasi dan Kesehatan, 5(2), 55–64. DOI: https://doi.org/10.47841/soshum.v2i4.18
Sayekti, D. (2024). Dukungan Instrumental Guru dalam Pembentukan Perilaku Sehat Remaja. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 9(1), 88–97.
Setiawan, H., & Andriani, P. (2021). Status Perkawinan Orang Tua dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Sosial Remaja. Jurnal Sosiologi Kesehatan, 5(3), 131–138.
Sugianto, R. (2023). Dukungan Instrumental Keluarga terhadap Perilaku Seksual Remaja di SMA Kota Malang. Jurnal Ilmu Keperawatan, 7(2), 90–99.
Sulistia, D., Febriana, A., & Hidayat, T. (2024). Kualitas Komunikasi Keluarga terhadap Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(1), 25–30. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v3i1.2354 DOI: https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v3i1.2354
Susiani, L., Rahma, W., & Putri, D. (2024). Hubungan Dukungan Instrumental Guru dengan Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 8(2), 122–130.
Uberty, N. (2022). Peran Dukungan Guru terhadap Perilaku Seksual Remaja di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Remaja, 6(1), 33–41.
Veldiana, A., & Isnaini, N. (2022). Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Self-Efficacy Remaja dalam Pencegahan Seksual Berisiko. Jurnal Keperawatan Remaja, 5(3), 210–218.
Winarti, E., & Alamsyah, A. (2020). Laporan Kasus HIV/AIDS di Kota Samarinda dan Faktor Risikonya. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 4(2), 145–154.
Yanti, D., & Gunawan, A. (2024). Self-Efficacy Remaja dalam Pencegahan Seksual Berisiko di Sekolah Menengah. Jurnal Kesehatan Remaja, 7(1), 77–86.
Yuliani, F., & Prasetya, R. (2021). Sinergi Dukungan Guru dan Keluarga terhadap Perilaku Sehat Remaja. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(3), 101–109.
Zakie, N., Rahayu, S., & Puspitasari, M. (2022). Dukungan Keluarga dan Keyakinan Diri Remaja dalam Pencegahan Seks Pranikah. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 177–186.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 selpina, Pipit Feriani, Tri Wahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



