Hubungan Layanan Petugas Laboratorium terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Laboratorium Patologi Klinik Rsud Dr Kanujoso Djatiwibowo

Authors

  • Rifka Anisa STIKES Wira Medika Bali
  • Putu Ayu Parwati STIKES Wira Medika Bali
  • Ns. Ni Komang Sukra Andini STIKES Wira Medika Bali

DOI:

https://doi.org/10.47134/phms.v2i4.461

Keywords:

Layanan Petugas Laboratorium, Kepuasan Pasien

Abstract

Kualitas layanan laboratorium merupakan faktor penting dalam menentukan kepuasan pasien. Pelayanan laboratorium yang baik dipengaruhi oleh waktu tunggu, sikap, dan keterampilan petugas, yang secara langsung berdampak pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara layanan petugas laboratorium, yang meliputi waktu tunggu, sikap, dan keterampilan, terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Laboratorium Patologi Klinik RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 282 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 88,65% responden menilai waktu tunggu pelayanan sudah tepat (≤140 menit), 97,87% menyatakan puas terhadap sikap petugas, dan 98,23% menilai keterampilan petugas sangat baik. Tingkat kepuasan pasien juga tinggi pada seluruh dimensi yaitu: tangible (81,9%), reliability (78,4%), responsiveness (76,2%), assurance (79,1%), dan empathy (77,3%). Uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara waktu tunggu (p = 0,000; r = 0,636), sikap petugas (p = 0,000; r = 0,684), dan keterampilan petugas (p = 0,000; r = 0,674) terhadap kepuasan pasien. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin baik layanan yang diberikan oleh petugas laboratorium, semakin tinggi pula tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini memberikan masukan penting bagi manajemen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu layanan laboratorium guna menciptakan pengalaman pasien yang positif.

References

Afiyanti, F.& Rachmawati. (2014). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Riset Keperawatan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Amare, D., Teshome, A., & Ayalew, F. (2019). Assessment of patient satisfaction and associated factors among outpatients receiving health services in South Ethiopia. BMC Health Services Research, 19(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12913-019-4302-0

Brook, R. H. (2017). Redefining Health Care System. Santa Monica, California: The Rand Corporation.

Bustami. (2011).Penjaminan Mutu Pelayanan Kesehatan & Akseptabilitasnya. Jakarta: Erlangga.

Delima, N. (2021). Pembelajaran Fiqih Berbasis E-Learning di Era New Normaldi Madrasah Tsanawiyah Darud Da’wah Wal-Irsyad Benteng Kecamatan Sungai Batang Provinsi Riau.Skripsi. Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin, Jambi.

Depertemen Kesehatan Republik Indonesia. (1998).Data Riset Kesehatan Dasar Tahun 1998. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.

Depertemen Kesehatan Republik Indonesia. (2002). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 228/MENKES/SK/III/2002 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Yang Wajib Dilaksanakan Daerah.

Dessy, F. W. (2016). HUBUNGAN Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Air Minum Isi Ulang Depot Ishak Desa Lemo Bajo Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Halu Oleo, Kendari.

Dewi, A. P., & Hartati, S. (2020). Hubungan antara keterampilan petugas laboratorium dan kepribadian petugas dengan kepuasan pasien di Puskesmas Tawangsari Sukoharjo. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 9(2), 95–102. https://doi.org/10.33475/jikmh.v9i2.352

Djawa, L., & Oktamianti, S. (2023). Penerapan Lean Management dalam Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Kesehatan di Instalasi Rawat Jalan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Indonesia, 11(2), 87–96.

Donabedian, A. (1966). The quality of care: How can it be assessed? JAMA.

Elsevier. (2015). Improving quality in healthcare: What makes a satisfied patient? Revista de Calidad Asistencial.

Fatrida. (2010). Keperawatan Jiwa. Jakarta: Penerbit Salemba Medika.

Fiani, B., Zhu, L., Musch, B.L., Briceno, S., Andel, R. & Sadeq, N. (2021). The Neurophysiology of Caffeine as a Central Nervous System Stimulant and the Resultant Effects on Cognitive Function. Cureus Part of Springer Nature. DOI: https://doi.org/10.7759/cureus.15032

Firdaus, Z. & Muhlisin, A. (2010).Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Surakarta.Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan, Program Studi Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Fitriyanti, A., & Siahaan, H. (2023). Pengaruh mutu pelayanan laboratorium terhadap kepuasan pasien rawat jalan di RSUD Budhi Asih Jakarta Timur. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 11(1), 67–76. DOI: https://doi.org/10.37606/publik.v11i1.970

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. : Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hartoyo, H. (2019). Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: EGC.

Hidayat, S. S. et al. (2015). Panduan Penulisan Skripsi Sarjana (Rev. ed.). Bandung: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha.

International Organization for Standardization (ISO). (2012). ISO 15189: Medical laboratories — Requirements for quality and competence. Geneva: ISO. https://www.iso.org/standard/56115.html

Jelantik, I. G. M. G. & Haryati, E. (2014). Hubungan Faktor Resiko, Jenis Kelamin, Kegemukan dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Mataram. Jurnal Media Bina Ilmiah. 8(1), 39-44.

Juliandi, A., Irfan. & Manurung, S. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis: Konsep dan Aplikasi. Medan: UMSU Press.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khairinal. (2016). Menyusun Proposal, Skripsi, Tesis, Dan Disertasi. Jambi: Salim Media Indonesia.

Koentjoro, T. (2007). Regulasi Kesehatan Indonesia. Yogyakarta: Andi

Kotler, P. (2005). Manajemen Pemasaran (2nd ed.). Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.

Kuncoro, M. (1997).Ekonomi Pembangunan, Teori, Masalah dan Kebijakan (3rd ed.). Yogyakarta: Penerbit UPP AMP YKPN.

Laeliyah, N. & Subekti, H. (2017). Hubungan antara Waktu Tunggu Pelayanan Pasien di Rawat Jalan dengan Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Dirawat RSUD Kabupaten Indramayu.Jurnal Kesehatan Vokasional. 1(2), 102-112. DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.27576

Lubis, D., & Harahap, D. A. (2021). Pengaruh mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Sei Agul Medan. Jurnal Administrasi Rumah Sakit dan Kesehatan, 7(1), 20–28.

Megawati. (2016). Kepuasan Pasien.Jakarta:Penerbit Salemba Medika.

Meilani, N. (2019). Analisis Kualitas Pelayanan Laboratorium Patologi Klinik Pasien Rawat Jalan dengan Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit Kasih Ibu. Skripsi. Program Studi D-IV Analis Kesehatan, Universitas Setia Budi, Surakarta.

Menkes. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2013 Tentang Cara Penyelenggaraan Laboratorium Klinik Yang Baik. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Mukti, M. (2007). Sistem Jaminan Kesehatan. Konsep Desentralisasi Terintegrasi. Yogyakarta: Husada Mukti.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Nurachmah, E. (2005). Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit. RetrievedMaret 08, 2024, from http://www.fikui.or.id.

Nurdelima, D., Prayasta, P. & Gunawan, E. (2021). Hubungan Respon Time dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Cipedes. Jurnal Ilmiah Indonesia. 1(8), 927–932. DOI: https://doi.org/10.36418/cerdika.v1i8.160

Nursalam. (2015). Metodologi Ilmu Keperawatan(4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Permenkes. (2008). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269 Tahun 2008 Tentang Rekam Medis Peraturan Menteri Kesehatan Tentang Rekam Medis. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Permenkes. (2010). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 411 Tahun 2010 Tentang Laboratorium Klinik. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

PLOS One. (2021). Factors associated with patient satisfaction in outpatient department in Ethiopia. PLOS ONE, 16(8), e0255671. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0255671 DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0255671

Pohan, I. (2007). Jaminan Mutu Layanan Kesehatan : Dasar-Dasar Pengertian dan Penerapan. Jakarta: EGC.

Prasastono, N. (2015). Hubungan Personality dan Kemampuan Kerja Karyawan Terhadap Kepuasan Tamu pada Hotel Grand Surya Kediri. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu & Call for Papers Unisbank. Kajian Multi Disiplin Ilmu untuk Mewujudkan Poros Maritim dalam Pembangunan Ekonomi Berbasis Kesejahteraan Rakyat.Semarang, 18 Agustus 2015: Universitas Stikubank Semarang.

Riley, P. D., & Kollegen. (2005). Predictors of Patient Satisfaction with Nursing Care in an Orthopedic and Urologic Population. PMC.

Santoso, S. (2010). Mastering SPSS 18. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Servicio de entrevista interpersonal en entornos medicales. (2013). Service quality, trust, and patient satisfaction in interpersonal-based medical service encounters. PMC, 3–15. drpress.orgpmc.ncbi.nlm.nih.gov

Sharma, R., Ahmed, N., & Kumar, S. (2025). Patient Satisfaction in Clinical Laboratory Services: The Impact of Wait Time and Communication. International Journal of Health Care Quality Assurance, 38(1), 40–55.

Siregar, F. E. (2013). Hubungan Kepribadian Karyawan dan Keterampilan Karyawan Terhadap Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan pada Restoran Ayam Penyet Joko Solo Jl. Merak Jingga Medan. Skripsi. Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Sugiyono. (2019). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Sukiman. (2011).Pengembangan Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Insan Madani.

Sulistiyani, A. T. & Rosidah. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia : Konsep, Teori dan Pengembangan dalam Konteks Organisasi Publik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Supriyanto, E. (2011). Akuntansi Perpajakan (1st ed.). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tian, G., Ariffin, I. A. B., & Tham, J. (2024). The Impact of Service Attitude of Medical Staff on Patient Satisfaction and the Mediating Effect of Patient Commitment. Academic Journal of Management and Social Sciences. DOI: https://doi.org/10.54097/wcqsy861

Wardani, L. M.& Firmansyah, R. (2021). Work-life balance para pekerja buruh. Bojong Pekalongan: PT. Nasya Expanding Management.

Wawan, A. & Dewi M. (2011). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Cetakan II. Yogyakarta: Nuha Medika.

Downloads

Published

2025-08-18

How to Cite

Anisa, R., Parwati, P., & Andini, N. (2025). Hubungan Layanan Petugas Laboratorium terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Laboratorium Patologi Klinik Rsud Dr Kanujoso Djatiwibowo. Health & Medical Sciences, 2(4), 16. https://doi.org/10.47134/phms.v2i4.461

Issue

Section

Articles

Categories

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.