Pengaruh Perbedaan Jenis Lampu untuk Alat Tangkap Pukat Cincin (Purse Seine) terhadap Hasil Tangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) pada Perairan Selat Bali, Jembrana-Bali
DOI:
https://doi.org/10.47134/pslse.v1i3.276Keywords:
ikan, lampu, pukat, purse seine, tongkolAbstract
Ikan pelagis merupakan salah satu ikan yang ditangkap dengan menggunakan alat tangkap purse seine atau pukat cincin. Alat ini dioperasikan dengan cara melingkari kawanan (schooling) ikan yang berada di dekat permukaan perairan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali pada bulan November 2023 sampai dengan bulan Desember 2023. Maksud dari penelitian ini dilaksanakan adalah agar penulis dapat mengetahui perbedaan hasil tangkapan ikan tongkol dengan menggunakan jenis lampu yang berbeda. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan ikan tongkol dengan menggunakan jenis lampu yang berbeda. Data diambil dengan dua perlakuan dan enam belas (16) kali ulangan, sehingga terdapat 32 satuan percobaan yang selanjutnya didata dalam tabel sesuai dengan perlakuan masing-masing. Hasil penelitian yang didapatkan dari kedua perlakuan yaitu menggunakan lampu petromak sebesar 1.145 kg dan lampu merkuri sebesar 2.280 kg yang didominasi oleh ikan tongkol dengan persentase perbandingan lampu merkuri dengan lampu petromak adalah 67% berbanding 33%. Data dianalisis menggunakan uji t-Test dengan hasil nilai t stat > t kritis dengan P value < 0,01.
References
Ayodyoa, 1972. Kapal Perikanan. Fakultas Perikanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Chaerudin. 2008. Jenis, Morfologi, dan Spesifikasi Ikan Pelagic.
Dinas Perikanan Kabupaten Jembrana, 2016. Laporan Tahunan Perikanan Tahun 2016. Dinas Perikanan Kabupaten Jembrana , Bali.
Ditjen Tangkap dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian, 2008.
Nedelec. 2000. FISH LAMPS. Japanese Fishing Gear and Methods Textbook for Marine Fisheries.
Sidjabat, M (1973). Pengantar Oceanografi. Bagian Oceanografi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Sikoski. 1994. The Kompopotion Of Skipjackfish and Pelagicfish.
Subani,W dan H.R. Barus. 1989. Alat Penangkapan Ikan dan Udang Laut di Indonesia. Jurnal Penelitian.
Sutoyo, A. 2017. Perbedaan Waktu Pengoperasian Alat Tangkap Pancing Prawe (Mini Bottom Long Line) terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kakap Merah (Lutjanus spp) di Perairan Pondok Mimbo Kabupaten Sitobondo. Fakultas Pertanian Universitas Dr. Soetomo. Surabaya.
Zusser dalam Gunarso, 1985. Tingkah Laku Ikan Dalam Hubungannya Dengan Alat Tangkap, Metode dan Teknik Penangkapan. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.
Ayodyoa, 1972. Kapal Perikanan. Fakultas Perikanan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Chaerudin. 2008. Jenis, Morfologi, dan Spesifikasi Ikan Pelagic.
Dinas Perikanan Kabupaten Jembrana, 2016. Laporan Tahunan Perikanan Tahun 2016. Dinas Perikanan Kabupaten Jembrana , Bali.
Ditjen Tangkap dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian, 2008.
Nedelec. 2000. FISH LAMPS. Japanese Fishing Gear and Methods Textbook for Marine Fisheries.
Sidjabat, M (1973). Pengantar Oceanografi. Bagian Oceanografi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Sikoski. 1994. The Kompopotion Of Skipjackfish and Pelagicfish.
Subani,W dan H.R. Barus. 1989. Alat Penangkapan Ikan dan Udang Laut di Indonesia. Jurnal Penelitian.
Sutoyo, A. 2017. Perbedaan Waktu Pengoperasian Alat Tangkap Pancing Prawe (Mini Bottom Long Line) terhadap Hasil Tangkapan Ikan Kakap Merah (Lutjanus spp) di Perairan Pondok Mimbo Kabupaten Sitobondo. Fakultas Pertanian Universitas Dr. Soetomo. Surabaya.
Zusser dalam Gunarso, 1985. Tingkah Laku Ikan Dalam Hubungannya Dengan Alat Tangkap, Metode dan Teknik Penangkapan. Fakultas Perikanan. IPB. Bogor.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 I Putu Sukadiyana, Exist Saraswati, Yusrudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.