Uji Toksisitas Akut Ekstrak Daun Turi Putih (Sesbania Grandiflora (L.) Pres.) Terhadap Ginjal (BUN dan Kreatinin) Mencit (Mus musculus)
DOI:
https://doi.org/10.47134/ijhbs.v1i1.487Keywords:
Toksisitas Akut, Daun Turi Putih, Mencit, BUN, Kreatinin, GinjalAbstract
Tanaman turi (Sesbania grandiflora (L.) Pers.) adalah jenis tnaman yang dimanfaatkan masyarakat untuk pengobatan penyakit salah satunya analgetik (pereda nyeri), anti piretik (penurun panas). Tanaman turi pada semua bagiannya mengandung senyawa metabolit sekunder. Tanaman turi memiliki potensi toksik, contoh pyrrolizidine adalah senyawa golongan alkaloid yang toksik terhadap hati dan juga pada saluran pernafasan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui toksisitas ekstrak kulit batang turi puti terhadap gejala toksik, pemeriksaan faal ginjal dan makroskopis mencit. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen laboratorium dengan desain penelitian desain posttest dengan kelompok kontrol (Posstest Only Control Group Design) dengan teknik sampling Purposive Random Sampling dan dikelompokkan menjadi 4 perlakuan yaitu 1 kelompok mencit sebagai control dan3 kelompok mencit ekstrak kulit batang turi putih dengan dosis 500 mg/kgbb, 600 mg/kgbb dan 700 mg/kgbb. Berdasarkan analisis uji Kurkalwallis diketahui bahwa tingkatan dosis tidak berpengaruh nyata terhadap perubahan faal hati terutama kadar SGOT-SGPT pada mencit (Mus musculus) yang didapatkan nilai p>0,05 (BUN nilai p 0,940 dan Kreatinin nilai p 0,674) dan berat ginjal mencit (Mus musculus) dengan uji One Way ANOVA didapatkan p> 0,05 (0,0847) dari kedua uji tersebut diketahui bahwa tingkatan dosis tidak berpengaruh nyata selama masa pengamatan 14 hari.

